Faktor bahasa pemrograman berkembang atau mati

April 30, 2008 at 1:50 am | In Pemrograman | 1 Comment
Tags:

Banyak pengaruh yang menjadikan bahasa-bahasa pemrograman berkembang atau mati. Pengaruh-pengaruh tersebut antara lain :

1. Kemampuan komputer
Komputer berkembang dengan sangat cepat dari komputer dengan tabung hampa (vacuum-tube) di tahun 1950-an sampai ke supercomputer dan komputer micro atau komputer pribadi, bahkan komputer handheld. Pada saat yang sama, sistem operasi komputer menyisipkan suatu layer antara bahasa pemrograman dengan hardware komputer. Di samping itu, harga komputer pun semakin murah. Faktor-faktor ini mempengruhi struktur dan perkembangan penggunaan bahasa-bahasa pemrograman tingkat tinggi. Dengan kata lain, desakan agar komputer untuk didayagunakan dan kebutuhan para programmer, menghasilkan suatu perkembangan penggunaan bahasa-bahasa pemrograman tingkat tinggi.

2. Aplikasi
Penggunaan komputer berkembang dengan pesat mulai dengan konsentrasi utama untuk kepentingan militer, bidang keilmuan, bidang bisnis, dan aplikasi bisnis pada tahun 1950-an. Di saat ini, penggunaan komputer lebih beragam lagi, mulai dari permainan, komputer pribadi, sampai aspek-aspek di seluruh kehidupan manusia.
Permintaan aplikasi baru ini melahirkan bahasa pemrograman baru dan perbaikan-perbaikan dari bahasa pemrograman yang lama.

3. Metode Pemrograman
Perancangan bahsa pemrograman mencerminkan perubahan pandangan programmer terhadap suatu metode untuk menulis suatu program yang besar dan kompleks. Perancangan tersebut juga mencerminkan perubahan lingkungan tempat pemrograman tersebut dikerjakan.

4. Metode Implementasi
Membuat metode implementasi menjadi lebih baik dari waktu-waktu sebelumnya, mempengaruhi pemilihan keistimewaan atau fitur suatu bahasa pemrogaman.

5. Pembelajaran secara teori
Penelitian pada dasar-dasar konseptual rancangan dan implementasi bahasa pemrograman, dengan menggunakan metode formal matematika, menjadikan peneliti mempunyai pengertian yang lebih dalam tentang kekuatan dan kelemahan suatu bahasa pemrograman. Dengan demikian, dapat merancang suatu bahasa pemrograman baru dengan kelebihan yang baru pula.

6. Standarisasi
Kebutuhan standarisasi suatu bahasa pemrograman untuk dapat diimplementasikan di banyak sistem komputer sehingga dapat menjalankan suatu program di banyak sistem komputer (tanpa harus meng-update program tersebut), berpengaruh besar terhadap evolusi perancangan bahasa pemrograman.

1 Komentar »

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

  1. tq atas ilmunya


Tinggalkan komentar

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.