Aturan Penulisan Algoritma

Berikut ini adalah aturan penulisan Algoritma.

1.JUDUL
{ Kondisi awal (IS):………………. }
{ Kondisi akhir (FS):………………. }
Judul adalah bagian teks algoritma yang digunakan sebagai tempat pendefinisian nama dengan menentukan apakah teks tersebut adalah program, prosedur, atau fungsi. Nama judul algoritma sebaiknya singkat namun cukup menggambarkan apa yang akan dilakukan oleh algoritma tersebut.

Syarat pemberian nama
a.Tidak boleh ada spasi,
contoh : menghitung luas lingkaran (salah), seharusnya menghitungluaslingkaran atau menghitung_luas_lingkaran
b.Tidak boleh ada symbol khusus kecuali symbol “ _ ” underscroll.
c.Penamaan tidak boleh diawali dengan angka.
d.Harus interpretative (sesuai dengan apa yang dilakukan algoritma).

2.Kamus (Deklarasi)
Kamus sebagai tempat untuk pendefinisian : nama tipe data, nama konstanta, nama variable, nama fungsi, nama prosedur. Semua nama itu baru dapat dipakai dalam algoritma jika telah didefinisikan dahulu dalam kamus. Penulisan sekumpulan nama dalam kamus sebaiknya dikelompokan manurut jenis nama itu.
Nama variable belum terdefinisi nilainya ketika didefinisikan. Pendefinisian nama konstanta sekaligus memberikan harga konstanta tersebut, pendefinisian nama fungsi dilakukan sekaligus dengan nama domain / range serta spesifikasinya. Pendefinisian nama prosedur sekaligus dengan pendefinisian parameter (jika ada) dan spesifikasi prosedurnya.

3.Algoritma (Deskripsi)
Algoritma adalah bagian inti dari suatu algoritma yang berisi instruksi atau pemanggilan aksi yang telah didefinisikan. Komponen teks algoritma dalam pemrograman prosedural dapat berupa:
a.Intruksi dasar seperti input/output dan assignment
b.Sequence (runtutan)
c.Analisa kasus
d.Looping (perulangan)
Setiap langkah algoritma dibaca dari atas ke bawah. Urutan deskripsi atau algoritma penulisan menentukan urutan langkah pelaksanaan perintah.
Perintah dalam algoritma
1.Memasukan nilai / harga
a.Secara langsung, maksudnya adalah nilai telah di isi oleh programmer
Contoh : a <— 5
b.Secara tidak langsung, maksudnya, nilai di isi oleh user.

About these ads

8 thoughts on “Aturan Penulisan Algoritma


  1. { Kondisi awal (IS):………………. }
    { Kondisi akhir (FS):………………. }

    Kok ga ada penjelasannya Mas? yang ada malah penjelasan judul

  2. @ ridha :
    ya itu, keduanya adalah judul..

    tapi klu nanti sudah masuk ke buat program nyata,,

    bagian ini hanya untuk komentar awal progra yang akan kita buat,,sampai kondisi akhir program yang kita buat..

    misalnya kita ingin membuat program pembayaran tiket..

    kondisi awal adalah :
    user memasukan inputan jumlah tiket dan jurusan yang dipilih user,,

    kondisi akhir adalah :
    user mendapatkan informasi mengenai tiket yg telah dipilih berupa pembayaran..

    contoh diatas,,misalnya ya…

    mungkin jelasnya seperti itu mas…

    moga dimengerti…

Silahkan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s