Basic Enumeration di Java

Agustus 8, 2009 at 5:47 am | In Pemrograman Java | Leave a Comment

Enumeration merupakan salah satu fitur dari J2SE versi 5. Enumeration adalah kumpulan nama-nama konstant yang didefinisikan sebagai tipe data baru. Sebuah objek bertipe Enumeration dapat mengakses isi dari kumpulan nilai pada enumeration. Kalau saya menyebutnya sebagai array yg konstan nilainya karena enumeration ini seperti array namun perbedaanya adalah isi dari kumpulan enumeration bersifat tetap dan enumeration dalam pemrograman java disebut sebagai tipe dari kelas.

Di dunia nyata, kita banyak menemukan contoh nyata dari implementasi sebuah enumeration, seperti enumeration bulan tiap tahun. Untuk membentuk sebuah enumeration, kita cukup menuliskan seperti :

<blockquote>enum bln{
Januari, Februari, Maret, April, Mei,
Juni, Juli, Augustus, September, Oktober, November, Desember
}

Atau

enum Transport{
Mobil, Truck, Kapal, Kereta, Becak
}

Mobil, Kapal dan seterusnya adalah sebuah konstanta dari enumeration. Masing-masing dideklarasikan public jadi bisa diakses secara bebas oleh Transport. Lalu tipe data dari mobil, kapal dan seterusnya itu merupakan tipe nama enumeration yang dideklarasikan. Jadi mobil, kapal dan seterusnya merupakan tipe dari Transport. Oleh karena itu, konstanta enumeration disebut self-type, artinya merupakan tipe dirinya sendiri.

Saat kita ingin membuat variable bertipe enumeration, kita tidak perlu menuliskan dengan keyword new karena enumeration langsung berupa tipe dari sebuah kelas. Misalnya, saat kita mau membuat variable Tp bertipe enumeration dari Transport. Maka kita cukup menuliskan :

Transport Tp;

Secara otomatis Tp bertipe enum Transport dan langsung dapat mengakses isi dari enum Transport

Berikut ini adalah contoh untuk memudahkan kamu memahami enumeration.

public enum Transport {
Mobil, Truck, Kapal, Kereta, Becak
}

public class TestingEnum {
public static void main(String args[]){
Transport Tp;

Tp = Transport.Mobil;
System.out.println("Isi Tp : "+Tp);

System.out.println("Apa is Tp adalah Becak ???");
if(Tp == Transport.Becak)
System.out.println("Isi Tp : "+Transport.Becak);
else
System.out.println("Isi Tp bukan "+Transport.Becak);

switch(Tp){
case Mobil :
System.out.println("Transport yang digunakan adalah Mobil");
break;
case Becak :
System.out.println("Transport yang digunakan adalah Becak");
break;
case Kapal :
System.out.println("Transport yang digunakan adalah Kapal");
break;
case Kereta :
System.out.println("Transport yang digunakan adalah Kereta");
break;
case Truck :
System.out.println("Transport yang digunakan adalah Truck");
break;
}
}
}


Dari contoh program diatas, kita dapat mamahami bila ingin mengakses isi dari enum, kita panggil dengan variable bertipe enum disertai titik dan isi dari enum yang diinginkan.

Tp = Transport.Mobil; // valid karena Tp bertipe enum Transport

Bahkan kita juga bisa menggunakannya pada kondisi switch-case ataupun kondisi if.

Sampe sini,,moga dimengerti buat teman-teman.

Belum Ada Tanggapan »

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.