Looping For-Each Di Java
Agustus 8, 2009 at 5:44 am | In Pemrograman Java | 1 CommentSetelah sebelumnya saya membuat artikel tentang Variable Length Argument atau disebut juga Varargs, yang merupakan fitur terbaru dari bahasa Java versi 5. Kini saya coba menjelaskan salah satu lagi fitur terbaru bahasa Java versi 5 yaitu penggunaan For-Each untuk melakukan proses perulangan.
Seperti yang kita tahu bahwa Looping merupakan salah satu proses penting pada dunia pemrograman. Yang sudah pernah belajar bahasa C mungkin sudah akrab dengan perulangan ini. Berikut ini saya buat code untuk mencari data dan menjumlahkan keseluruhan data yang dibungkus dalam array.
public class testingFor2 {
public static void main(String args[]){
int arrayku[]={2, 4, 5, 1, 7, 8, 9, 10};
int cari = 7;
boolean ketemu = false;
int jumlah = 0;for(int x=0; x<arrayku.length; x++){
if(cari == arrayku[x]){
ketemu = true;
}
jumlah += arrayku[x];
}if(ketemu)
System.out.println("Data ditemukan!!! \nData yang dicari adalah : "+cari);
else
System.out.println("Data tidak ditemukan!!!");System.out.println("Jumlah arrayku : "+jumlah);
}
}
Dari kode diatas, kamu pasti mengerti bahwa variable x disitu digunakan sebagai index dari sebuah array. Saat mencari data yang bernilai 7, proses if, membandingkan dengan array yang berindex x. Bila kondisi If benar, maka variable ketemu bernilai true.
Begitu juga untuk menghitung jumlah dari isi array. Variable jumlah dihasilkan dari penjumlahan array dengan index ke-x sampai ke index terakhir.
Dari sini, kita dapat simpulkan bahwa variable x di kondisi For tersebut digunakan sebagai index atau pencacah dari sebuah array.
Maka hasil keluarannya :
Data ditemukan!!!
Data yang dicari adalah : 7
Jumlah arrayku : 46
Lalu for-each itu apa bedanya???
untuk membedakannya, kita lihat kode dibawah ini :
public class TestingFor {
public static void main(String args[]){
int arrayku[]={2, 4, 5, 1, 7, 8, 9, 10};
int cari = 7;
boolean ketemu = false;
int jumlah = 0;for(int x : arrayku){
if(cari == x){
ketemu = true;
}
jumlah += x;
}if(ketemu)
System.out.println("Data ditemukan!!! \nData yang dicari adalah : "+cari);
else
System.out.println("Data tidak ditemukan!!!");System.out.println("Jumlah arrayku : "+jumlah);
}
}
lihat perbedaan pada kondisi For.
for (int x : arrayku){
if(cari == x){
ketemu = true;
}
jumlah += x;
}
tampilan keluaran sama persis pada keluaran kelas testingFor2.
Nah dengan for-each ini, nilai variable x ini bukan berfungsi sebagai pencacah, tetapi x berfungsi sebagai nilai dari sebuah array. Kalau di kode isi dari array adalah
{2, 4, 5, 1, 7, 8, 9, 10}
maka nilai :
x ke-1 = 2
x ke-2 = 4
x ke-3 = 5, dan seterusnya
jadi pada saat mencari data pada kondisi IF, kita tidak menuliskan kode :
if(cari == arrayku[x])
tapi cukup dengan kode :
if(cari == x)
karena x bukan sebagai index tapi nilai sebuah array.
Hal ini berlaku juga pada proses penjumlahan array, kita cukup menuliskan kode :
jumlah += x;
untuk menghitung jumlah keseluruhan sebuah array.
Sampai disini,,moga dimengerti.
1 Komentar »
RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik
Tinggalkan komentar
Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.
infonya bagus sekali,,,
sharing n mampir ke => FOREX DAN BAHASA PEMROGRAMAN
Komentar oleh genduet — November 5, 2009 #