Kriteria bahasa pemrograman.

Seorang Programmer yang akan memilih bahasa pemrogramannya jika merasa
bahwa bahasa pemrograman tersebut bagus dan mudah digunakan. Ada beberapa
kriteria untuk penilaian suatu bahasa pemrograman, yaitu :

1. Clarity, simplicity, dan unity

Bahasa pemrograman harus dapat menolong programmer untuk membuat
suatu desain program jauh sebelum programmer melakukan coding.
Kemudahan, kesederhanaan, dan kesatuan merupakan suatu kombinasi yang
membantu programmer mengembangkan algoritma sehingga algoritma yang
dihasilkan mempunyai kompleksitas yang rendah.

Syntax bahasa pemrograman mempengaruhi kemudahan ketika program mulai
ditulis, dites, dan dimodifikasi. Program yang mudah dibaca adalah kinci dari
hal tersebut.

2. Orthogonality

Orthogonality menunjuk kepada sautu atribut yang dapat dikombinasikan dengan beragam
fitur bahasa pemrograman sehingga setiap kombinasinya mempunyai arti dan
dapat digunakan. Contohnya, suatu bahasa pemrograman mendukung suatu
ekspresi yang dapat menghasilkan suatu nilai, dan bahasa pemrograman
tersebut juga mendukung statemen kondisi yang mengevaluasi suatu
ekspresi untuk mendapatkan nilai true atau false. Dua fitur dari bahasa
pemrograman tersebut, yaitu ekpresi dan statemen kondisi, adalah orthogonal jika
sembarang ekspresi dapat digunakan dan dievaluasi di dalam statemen kondisi.

Ketika fitur bahasa pemrograman adalah orthogonal, maka bahasa pemrograman
tersebut akan mudah dipahami dan dipelajari dan program akan mudah
ditulis karena hanya ada sedikit exception dan case yang harus diingat.

3. Kewajaran untuk Apikasi

Bahasa pemrograman membutuhkan syntax yang tepat dan cocok yang digunakan pada
struktur program untuk merefleksikan struktur logika yang melandasi suatu algoritma.

Bahasa pemrograman harus mempunyai struktur data, operasi-operasi, struktur kontrol,
dan syntax alami yang tepat/cocok untuk memcahkan suatu masalah. Suatu bahasa pemrograman
didesain secara khusus untuk kebutuhan tertentu, misalnya PROLOG digunakan untuk keperluan
deduksi atau C++ untuk pemrograman berorientasi objek.

4. Mendukung Abstraksi

Abstraksi merupakan suatu hal yang substansial bagi programmer untuk membuat
suatu solusi dari masalah yang dihadapi. Kemudian abstraksi tersebut dapat dengan mudah
diimplementasikan menggunakan fitur-fitur yang ada dalam bahasa pemrograman.

5. Kemudahan untuk Verifikasi Program

Verifikasi program merupakan hal penting bagi subuah program karena denga verifikasi yang mudah
maka suatu program akan dengan mudah dibangun dan dikembangkan. Kesederhanaan struktur semantic dan
syntax merupakan aspek utama yang mempengaruhi kesederhanaan verifikasi program.

6. Lingkungan Pemrograman

Bahasa pemrograman yang mempunyai lingkungan pemrograman yang baik dan
lengkap akan memudahkan programmer untuk mengimplementasikan abstraksi yang sudah disusunnya.
Lingkungan pemrograman disini dapat berarti editor yang digunakan, documentasi yang
baik dari bahasa pemrograman, fasilitas debugging, user interface yang baik, ataupun tool lain
yang dapat digunakan untuk memudahkan pekerjaan programmer.

SamllTalk merupakan salah satu bahasa pemrograman yang didesain secara
khusus untuk lingkungan pemrogramannya, terdiri dari Windws, menu, input mouse, dan sekumpulan
tool yang digunakan dalam program.

7. Portabilitas Program

Salah satu kriteria penting untuk proyek pemrograman adalah kemudahan program yang sudah jadi
untuk dipindahkan dari komputer yang digunakan untuk membuat dan mengembangkan ke komputer
lain yang akan menggunakannya.

8. Biaya Penggunaan

Biaya merupakan elemen penting dalam mengevaluasi suatu bahasa pemrograman. Ada beberapa biaya yang dapat
di ukur, yaitu :

1) Biaya Eksekusi program

Program yang sering dieksekusi akan membutuhkan suatu kode executable yang efisien sehingga
cepat untuk dieksekusi. Sewmakin cepat suatu program dieksekusi maka akan semakin murah biaya
eksekusi program.

2) Biaya Translasi/Kompilasi program

Untuk pemlajaran, kecapatan translasi lebih diutamakan daripada kecepatan eksekusi karena
pada pemlajaran lebih sering dilakukan translasi/kompilasi daripada eksekusi program yang dihasilkan.
Oleh karena itu, lebih dibutuhkan compiler yang efisien dibanding kod executable yang efesien.

3) Biaya penciptaan. testing, dan penggunaan program

Semakin baik dan lengkap lingkungan pemrgraman pada bahasa pemrograman maka ketiga biaya ini akan menjadi rendah.
hal ini disebabkan tidak banyaknya waktu dan tenaga serta pikiran yang dicurahkan ke pembuatan program.
4) Biaya pemeliharaan program

Pemeliharaan program termsuk perbaikan error yang muncul ketika program sudah digunakan, perubahan yang dibutuhkan pada
program ketika hardware atau sistem operasi berubah, dan penyesuaian kebutuhan dengan kebutuhan yang baru.

Pemeliharaan merupakan salah satu biaya tebesar dari life cycle cost dan merupakan suatu hal yang membosankan bagi programmer.

Iklan

4 thoughts on “Kriteria bahasa pemrograman.

Silahkan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s