Mengenal Distro Linux

Banyaknya program dan komponen software (biasanya tergabung dalam paket) yang membentuk suatu sistem linux yang lengkap dan kesemuaan itu diurus oleh banyak orang dan organisasi dalam jadwal yang berbeda-beda, membentuk beberapa perusahaan dan organisasi mengumpulkan paket-paket tersebut menjadi satu distribusi (Distro). Perusahaan dan organisasi tersebut melakukan tes di dalamnya, mengembangkan program instalasi, atau yang memdahkan instalasi, sebagain ada yang memberikan technical support, dan sebagainya.

Baik distro komersial maupun nonkomersial tersedia tanpa biaya di Internet, dam juga di media seperti CD-ROM. Perbedaan mendasar antara komersial dan non komersial adalah bahwa produk komersial didukung oleh perusahaan technical support, dan mungkin juga menyediakan beberapa software komersial lain yang tidak bisa didistribusikan secara gratis.

Distribusi linux dapat diperoleh lewat FTP anonim atau melalui pemesanan lewat surat berupa disket atau CD-ROM. Berikut ini akan dibahas beberapa Distro Linux yang popular di Indonesia :

  1. Debian Linux
    Debian merupakan distro dari linux yang kurang terkenal, namun banyak penggunaannya dari kalangan teknis. Mereka puas karena kestabilannya. Selain itu, format programnya yang menggunakan DEB dianggap lebih stabil dibanding RPM oleh kalangan teknis.

    Walaupun kurang terkenal, namun banyak digunakan oleh kalangan expert. Dibanding dengan distro lainnya, Debian termasuk kurang dalam mengUpdate programnya. Namun pihak Debian telah sukses besar dalam proyeknya, yaitu pembuatan distro terbaru yang ditujukan bagi end-user, yang sangat familiar penggunaannya. Debian juga sudah menggunakan metode autodetect untuk penggunaan peripheral pada komputer. Proyek ini nantinya terkenal dengan nama Corel Linux. Situs Debian bisa Anda lihat di http://www.debian.org

  2. RedHat Linux
    Redhat merupakan distro yang paling popular di Indonesia dan Amerika, dan dirancang khusus untuk Server. Redhat diakui sebagai server tercepat dibandingkan distro linux lainnya untuk server. Selain sebagai server tercepat, Redhat juga bisa dipakai sebagai klien maupun dipakai untuk desktop rumah tangga atau PC Standalone.

    Kelebihan lain dari Redhat adalah kemudahan dalam instalasinya. Ini merupakan revolusioner Linux. Pada saat distro lainnya membuat pengguna awal putus asa, Redhat hadir dengan procedure instalasi yang termudah pada masanya.

    Hal revolusioner lainnya adalah bahwa Redhat menciptakan format peket program RPM yang menjadi standar baku biner pada linux, yang kemudian digunakan oleh distro lainnya seperti SuSE, Mandrake, dan Caldera. Site Redhat http://www.redhat.com

  3. Mandrake Linux
    Mandrake adalah saudara dekat dari Hedhat, karena keduanya buatan dari satu distro. Bila Redhat direkomendasikan untuk server, maka Mandrake direkomendasikan oleh pembuat distro REdhat sebagai klien yang handal, diutamaakn yang menggunakan prosessor Pentium. Meskipun demikian tidak menutup kemungkinan penggunaan Mandrake sebagai server yang handal juga,

    Tujuan penciptaan Mandrake pada awalnya adalah untuk mempermudah penggunaannya dalam proses instalasi dan penggunaan linux. Sebelum keluarnya Corel Linux, Mandrake merupakan Distro linux yang paling familiar. Jika Redhat keluar dengan menggunakan desktop manager Gnome, maka Mandrake keluar dengan desktop manager KDE buatan SuSE Jerman. Untuk lebih lengkapnya informasi tentang Distro Mandrake, Anda dapat mengunjungi situsnya di http://www.linux-mandrake.com

  4. Caldera Open Linux
    Caldera merupakan distro linux yang dirancang untuk mempermudah pemakaian bagi penggunanya. Caldera sendiri dirancang sebagai distro linux yang keseluruhannya grafis. Sejak mulai instalasi dan setting hardware, semuanya grafis. Yang mengagumkan adalah, pada saat instalasi Anda disuguhi game tetris untuk mengisi waktu sembari menunggu transper program. Selain itu Caldera merupakan distro linux pertama yang menggunakan autodetect hardware (seperti plug and play pada Mac). Penjelasan lebih lanjut, dapat Anda temukan di http://caldera-system.com
  5. Slackware Linux
    Slackware adalah distro linux yang pertama, yang pernah mengalami masa kejayaannya ketika baru sedikit orang yang mengenal linux. Bagi pengguna linux senior, Slackware merupakan suatu distro linux yang penuh tantangan. Slackware hadir dengan model yang sederhana, tidak seperti distro lainnya. Slackware merupakan linux mmurni, dalam arti, penampilannya sangat mirip dengan UNIX, sehingga membuat penggunanya merasa menggunakan sistem UNIX asli.

    Bagi mereka yang menginginkan tantangan dan menjadi LInuxer handal, atau yang sering dikenal dengan sysadmin, Slackware merupakan jawabannya. Anda tidak akan pernah mendapatkan kemudahan seperti halnya bila menggunakan distro lainnya karena semuanya serba manual. http://www.slackware.org merupakan situs dari Slackware.

  6. SuSE Linux
    Jika Redhat merupakan distro Linux paling popular di Amerika dan Indonesia, maka SuSE Linux merupakan distro yang paling banyak digunakan oleh Negara Eropa. SuSE dilengkapi dengan Desktop manager KDE. Selain itu juga dilengkapi tools untuk central setting bernama YaST (Yet another Settup Tools) yang sangat mudah digunakan untuk konfigurasi sistem internal dan jaringan serta security.

    Yang paling dibanggakan dari distro ini adalah kelengkapan program apliksinya. Jika membeli SuSE Linux seharga USD 50,00, Anda akan mendapat 5 CD program dan 1 CD source. Jadi Anda tidak perlu repot-repot lagi untuk download program lainnya. Salah satu program terkenal yang disertakan adalah Saint (program untuk meneliti kelemahan system) dan VMWare (program emulator yang berguna menjalankan sistem operasi lain, seperti: Windows 9.x Windows 2000, Windows NT, OS, Novel, dan lainnya). Satu lagi adalah program Beowulf, suatu proyek eksperimen gabungan 1000 CPU menjadi satu server yang tercepat yang pernah ada. Proyek ini juga dibuat di NASA-Amerika Serikat, untuk pemetaan luar angkasa.

    Yang membanggakan ,SuSE merupakan distro Linux pertama yang menyertakan bahasa Indonesia dalam pilihan bahasa yang digunakan dalam sistem operasi Linux. Pembuatan dokumentasinya dipimpin oleh I Made Wiryana. Lengkapnya Anda dapat masuk situsnya yang beralamat di http://www.suse.de atau di http://www.suse.com

  7. Corel Linux
    Corel linux merupakan salah satu sistem operasi berbasis linux yang dibuat oleh salah satu distro Linux yaitu Debian. Corel Linux, seperti distro Linux lainnya, mendukung sistem oerasi open source di bawah naungan GNU. Corel Linux dapat Anda beli via Internet dengan harga yang sangat terjangkau, jauh dibawah sistem operasi lainnya. Anda juga dapat membeli CD copy-annya tanpa terkena sanksi copyright.

    Corel Linux dapat langsung diinstal dengan atau tanpa sistem operasi yang lain. Corel Linux juga bisa diinstal pada partisi dan file sistem Windows, yang menjadikan Corel Linux seolah-olah merupakan program aplikasi Windows.

    Salah satu hal yang sangat menarik dalam Corel Linux adalah semuanya serba grafis. Corel Linux memang dirancang bagi end-user. Jaid benar-benar sangat familiar, terutama bagi yang terbiasa menggunkan windows. Pada corel Linux semua tampilannya serba grafis. Dimulai pada saat prosedur instalasi hingga boot sistem. Anda tidak akan mempunyai barisan text seperti distro linux lainnya, atau bahkan windows yang masih kelihatan baris text.

    Ada sedikit kekurangan dari Corel Linux, terutama bagi pengguna Linux yang sudah mahir. Mereka akan kebingungan menjumpai tampilan Linux yang serba grafis. Keterangan lebih lengkap Anda dapat mengunjungi sitenya di http://www.linux.corel.com

  8. Turbo Linux
    Turbo Linux merupakan distro yang popular di Asia. Bahkan di Jepang dan Cina, Turbo Linux menduduki peringakat pertama distro linux pilihan.

    Turbo Linux dibuat dari berbagai program under Linux/UNIX, baik komersial maupun freeware untuk kepentingan jaringan sekala besar. Pihak vendor mengklaim bahwa produk mereka sebagai liux tercepat saat ini dengan backup dari perusahaan-perusahaan komputer terkemuka saat ini, seperti: Compaq, Deli, Fujitsu, Intel, NEC, Toshiba, Novel dan SCO.

    Seperti dengan SuSE, Turbo Linux mengkhususkan diri di bidang clustering computer, setara dengan supercomputer di Jerman untuk kepentingan jaringan di Cina dan Jepang. Bahkan di Cina, Turbo Linux diadaptasi sebagai sistem utama mereka, dan dimasyarakatkan dalam bahasa Cina kepada masyarakatnya guna menyaingin dominasi dari Microsoft. Lengkapnya Anda dapat mengunjungi situsnya di http://www.turbo-linux.com.

3 thoughts on “Mengenal Distro Linux

  1. Terimakasih bung Nyoman, tulisan anda simpel, lengkap dan mudah dimengerti. Sekalian saya minta ijin, menggunakan tulisan anda sebagai sumber, dan pelengkap artikel pada bahasan yang sama, pada website http://www.tiksmpk4.co.nr . Salam. Sukses selalu …

Silahkan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s