Agar Kuat agar Dicintai

Mukmin yang kuat adalah yang mampu menegakkan keimanan dengan benar. Mukmin yang kuat juga berusaha memperbaiki diri dengan memahami Ilmu yang bermanfaat dan mengamalkannya. Ia juga mampu menasehati manusia tentang kebaikan dan kesabaran.
Kekuatan yang dikehendaki ada pada diri seorang mukmin juga termasuk semangat jiwa yang kuat, cita-cita yang tinggi, kemauan yang keras, kepercayaan diri yang menyala. Jasmani yang kuat mendukung adanya hal ini. Walapun demikian, badan yang kuat namun mempunyai jiwa yang kosong, kemauan lemah, tidak bersemangat, serta cita-cita yang rendah lagi tak berilmu tidaklah termasuk mukmin yang kuat.
Kekuatan yang ada pada setiap mukmin mempunyai banyak manfaat, sehingga mukmin yang kuat lebih dicintai Allah. Kekuatan memberikan kemampuan untuk melakukan sesuatu yang baik menurut Allah setelah diberikan kesempatan. Kekuatan juga membuat mukmin sabar menghadapi setiap cobaan yang Allah berikan. Dengan adanya manfaat yang banyak dari kekuatan itu, lalu bagaimana cara memperoleh kekuatan itu ?
1. Ikhlas
Memurnikan ibadah hanya kepada Allah, bukan karena yang lain merupakan tuntutan yang wajib bagi setiap muslim. Allah akan memberikan pertolongan kepada hamba-hambanya yang ikhlas. Di antara pertolongan Allah tersebut adalah kekuatan bagi hamba-Nya yang ikhlas.
2. Melepaskan diri dari kekuatan selain Allah
Sekuat-kuat makhluk masih ada yang paling kuat, yaitu Allah Yang Maha Perkasa dan Maha Kuat. Segala kekuatan dan daya hanya milik Allah. Makhluk tidak mempu mendatangkan kekuatan tanpa izin pemilik kekuatan itu sendiri. Merasa diri telah menjadi kuat bisa menimbulkan ketakjuban terhadap siri sendiri. Selanjutnya, rasa takjub itu sendiri mengikis kesadaran bahwasannya kekuatan diri tetap saja berasal dari Allah. Walaupun diri sendiri telah menjadi kuat, berpegang pada kekuatan itu sendiri merupakan kelemahan karena kekuatan sungguh hanya milik Allah jadi berpeganglah dan bersandarlah pada pemilik kekuatan itu.
3. Mengenyahkan rasa lemah
Orang yang merasa lemah akan binasa. Rasa lemah menghilangkan keparcayaan terhadap diri sendiri. Jika diri sendiri sudah tak dipercayai yang timbul kemudian adalah rasa malas. Kemalasan adalah kebalikan dari rasa semangat. Dan semangat sendiri merupakan unsur terpenting dari sebuah kekuatan. Mengenyahkan rasa lemah merupakan salah satu cara untuk memupuk dan menimbulkan kekuatan. Enyahkan rasa lemah dan malas, pupuklah kepercayaan terhadap diri sendiri, bersemangatlah, insya Allah Kita akan kuat.
4. Menghiasi diri dengan hal yang bermanfaat
Hal yang tidak bermanfaat berkisar pada hal-hal yang santai dan membuang waktu. Sikap santai berpotensi besar menimbulkan rasa malas. Tapi kadang-kadang rehat sebentar juga diperlukan. Juga termasuk kebaikan seorang muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat.

Sebaliknya hal yang bermanfaat menghidupkan rasa semangat. Sesuatu yang bermanfaat tentu akan mempunyai nilai. entah nilai itu tercapai segera maupun tersimpan untuk masa yang akan dating. Adanya nilai-nilai ini tersebut yang merupakan salah satu factor penyubur semangat. Ketika semangat tumbuh subur, kekuatanpun semakin subur. Apalagi mukmin yang baik adalah yang bermanfaat bagi dirinya sendiri dan juga member manfaat bagi orang lain.

5. Menjaga hal yang wajib dan menghidupkan atau menambah yang sunnah
Termasuk pembuka kekuatan adalah penjagaan kita terhadap hal-hal yang diwajibkan oleh Allah. Pertolongan berupa kekuatan akan datang dari Allah karena kita tahu bahwa pemilik kekuatan itu adalah Dia, dengan menjalankan apa yang Ia suka dan Ridho. Penegakan syariat-Nya adalah dimulai dari diri sendiri. Lihatlah kembali apakah dan seberapa banyak kita telah menjalankan apa yang telah diperintahkan-Nya.

Amalan sunnah membuat kita semakin dicintai oleh Allah sehingga pertolongan bagi kita akan semakin dekat. Sebagai contoh pertemanan, kalau kita dicintai sama teman kita maka besar kemungkinan suatu saat kita akan ditolong oleh teman kita. Pertemanan biasanya timbul karena adanya perbuatan kita yang disukai oleh teman kita, begitu pula halnya Allah sendiri. Maka renungkanlah sendiri bagaimana diri kita dengan amalan-amalan sunnah…?

6. Sederhana dalam hidup
Kesederhanaan dalam hidup akan menuntun jiwa menjadi bersabar dan kuat dalam menghadapi ujian kesulitan. Hal ini tercermin dengan sikap menerima apa yang Allah berikan setelah berusaha dan menyerahkan hasilnya kepada Allah. Juga dengan adanya sikap Zuhud terhadap dunia dan berhati-hati mengambil pendaharaan dunia.

Sederhana dalam hidup juga tidak berarti menjalani kehidupan dengan mewah serta bermegah-megah. Sikap hidup mewah lagi megah biasanya akan membawa sikap santai. Dan santai merupakan kunci dari lemahnya diri kita.

7. Menjauhi maksiat
Termasuk yang menguatkan muslim adalah menjauhi kemaksiatan. Ketakwaan bukan berarti menjalankan yang wajib dan menambah yang sunnah tapi juga menjauhi yang dilarang oleh-Nya. Dosa dan maksiat akan menimbulkan kelemahan bagi seorang muslim. Secara psikologis, datangnya rasa bersalah dan penuh dosa, berpotensi menimbulkan rasa lemah dan tidak percaya akan diri sendiri. Ketika kedua rasa ini datang, keinginan kembali untuk mengerjakan yang bermanfaat bisa terkikis bahkan habis. Saat kemauan telah habis maka hilanglah rasa kekuatan dari dirinya.

Setiap dosa menghasilkan titik hitam dalam hati. Titik hitam ini terus bertambah selagi dosa tetap dirambah. Minimal, akibatnya hati akan menjadi sakit. Hati yang tidak sehat tentu bukan merupakan tampat yang baik bagi semangat dan kekurangan untuk tumbuh. Hati yang sakit membuat pemiliknya lemah. Bagaimana pula jika dosa-dosa yang senantiasa dilakukan membuat hati menjadi mati? Kita berlindung kepada Allah dari hal yang demikian.

Senantiasa Manuntut Ilmu
Ilmu dan nasehat adalah kebutuhan abadi seorang mukmin. Merasa tak butuh lagi terhadap keduanya merupakan tanda-tanda kelemahan iman. Ketika hati sedang gundah gulana, ilmu dan nasehat merupakan penenang baginya. Ketika jalan yang dilalui seras gelap tertutup kabut, maka ilmu merupakan pelita dan penunjuk jalan. Karena itu, kekuatanpun akan didatangkan yang akan didatangkan Allah bagi orang yang senantiasa memperbahariu dirinya dengan ilmu-Nya.

Bergaul dengan orang Shalih

Banyak sekali manfaat pergaulan dengan orang shalih, mereka akan mengingatkan kita jika kita lupa dan merekalah yang menolong kita jika kita sedang dalam keadaan ingat.

Rasulullah bersabda “Di antara manusia ada orang-orang yang menjadi kunci kebaikan dan penutup kejahatan.” (HR. Ibnu Majah)

Senantiasa bergaul dengan ulama akan semakin menguatkan iman seseorang. Bila mengalami kegundahan dan problem yang dasyat Ibnu Qayyim mendatangi Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah untuk mendengarkan berbagai nasehatnya. Serta merta kegundahannyapun hilang berganti dengan kelapangan dan kegelapan iman.

Menguatkan badan
Jasmani yang sehat dan kuat meruakan salah satu factor yang menentukan bagi tumbuh suburnya ruhani yang kuat. Dengan demikian, penguatan badan merupakan salah satu cara bagi kuatnya jiwa seseorang. Menguatkan jasmani diusahakan dengan memakan makanan yang halal dan bergizi. Bergizi tidak selalu makanan yang terasa nikmat, bergizi merupakan sifat yang memenuhi standar kesehatan. Selain itu, penguatan badan juga diperoleh dengan kegiatan olahraga. Badan yang digerakkan secara teratur akan menghasilkan sirkulasi darah yang lancer sehingga tubuh akan terasa segar. Kesegaran tubuh ini berpengaruh besar dalam menumbuhkan semangat dan rasa percaya diri.

Itulah beberapa cara untuk meraih kekuatan dalam diri seorang Muslim. Tapi semua itu juga harus dibarengi dengan Doa kepada Allah supaya diberikan kekuatan karena hanya Dia yang memiliki kekuatan..Selamat mencoba.
sumber : Majalah el-fatta

Iklan

Silahkan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s