gak slamanya cinta itu manis dan manis gak slalu ada di cinta

Sedikit pengalaman pertamaku tentang hubungan dengan lawan jenis..Dia bernama Indah Mardiah teman dekat SD Aku. Aku tidak pernah ketemu dia lagi sejak lulus SD tapi masih telpon atau sms waktu SMP dan SMK. Alasan Aku tidak mau bertemu dengan dia adalah pemahaman bahwa Aku ngerti dan tau bahwa pacaran itu gak boleh dalam islam dan Aku coba tuk bisa menjalaninya.
Pada akhirnya Aku beranikan diri tuk ketemu dia. Dan Aku gak nyangka, Dia terlihat cantik, baik dan sopan (pas bangat sama seleraku karena dia pakai Jilbab). Pertemuan ini terus berlanjut sampai-sampai Aku yang biasanya hanya pulang ke Bekasi tiap sebulan sekali, hingga sebulan 2 kali. Kami akhirnya jadian dan mencoba menjalani hubungan selayaknya orang pacaran. Dari Orang Tua juga mengizinkan Aku bina hubungan dengan dia. Aku kenalin dia dan dia pun kenalin Aku ke keluarga masing-masing. Sempat berpikir bahwa Aku kalah dengan ketidakkuatan imanku menghadapi semua ini mungkin karena jarang ikut kajian dan dengar ceramah-ceramah agama. Tapi tetap saja Aku jalani hubungan ini dengan banyak resiko yang nanti adanya.
Saat bina hubungan selalu ada rasa takut. Tidak seperti orang lain, memegang tangannya saja Aku gak berani bahkan minta izin dahulu, apalagi kalau sampe cium-cuiman (wah gak bisa bangat). Saat Aku cerita dengan teman tentang hubunganku seperti ini, temanku bilang “lho kok aneh..mending gak usah pacaran Di..”
Aku jelaskan semuanya dengan Dia tentang ketidakmampuanku dalam melakukan hal tersebut, dan dia sangat mengerti bahkan sangat setuju kalau tidak seperti itu. Alhamdulillah dia mau ngerti. Setelah menjalani hari-hari bersamanya bahkan Aku sempat berfikir bahwa dia adalah jodohku. Dan akhirnya, pas tanggal 22 April Hari Kartini, Dia minta tuk akhiri hubungan ini dengan alasan bahwa Aku gak bisa selalu ada disaat dia membutuhkanku karena Aku masih kuliah di Bandung dan dia kerja di Bekasi. Sebenarnya inilah masalahku dengan dia yaitu jarak dan kegiatanku (maklum kuliah). Sempat pusing juga karena di waktu yang bersamaan sedang Ujian Tengah Semester mata kuliah Kalkulus(Matematika)..walah benar-benar Allah sedang menguji Aku.
Aku terima keinginan Dia tuk akhiri hubungan ini dan dia minta tuk jadi teman seperti dulu saja. Pikiranku agak kacau tapi saat menulis artikel ini udah agak tenang 2 minggu yang lalu. Aku ngerti bangat bahwa dia gak mau mengganggu kuliahku dan lagi mau sendiri. Tapi Aku yakin (gak tau kenapa) bahwa dia emang jodohku..Semua Aku serahkan ke Allah..Allah yang memegang semuanya.
Hikmah yang aku ambil dari episode hidupku ini adalah ya judul artikel ini…”Gak selamanya cinta itu manis dan manis gak selalu ada di cinta”. Cinta di sini maksudnya cinta sama lawan jenis atau sama orang yang kita sayangi. Cinta yang Aku coba terapkan dalam diriku adalah cinta kepada Allah dan pasti selalu manis dan tenang kurasakan saat mengingat Allah. Tapi tetap saja kita jangan lupa dengan orang yang kita sayangi dan juga jangan terlalu berharap serta harus siap untuk disakiti atau dikecewakan olehnya.
Sekarang tugasku hanya kuliah dan berharap semoga Allah nanti menyatukan Aku lagi dengannya dengan cara yang baik menurut agama atau menggantinya dengan yang lebih baik darinya…amien.
by : adiputra

3 thoughts on “gak slamanya cinta itu manis dan manis gak slalu ada di cinta

  1. assalmu’alaikum.
    gmana kaba’y di bdg sana man? kya’y tambah betah aja neeh……??? pas w baca judulnye, wah w kaget lw kok pacaran?????????????? tapi untungnya lw ngga diterusin. bukan maksud w bwt lw putus silaturahmi ma dia (cewe yag lw kenal-red), tapi mending sekarang kita berfikir pa Alloh ridho dan suka ngeliat kita ngelakuin hal seperti itu (pacaran-red). oke man segitu aja dari w. sorry banget kalo yang w tulis ini membuat lw ga enak!!!

  2. Walaikoem salam Nas…pengalaman buat gw Nas..mkasih dah mau ingetin…
    Gw gak akan ngulangin lagi,,insyaAllah ye Bos..

  3. Ping-balik: Sudah 22 Tahun… | Adiputra's Blog…

Silahkan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s