Janjiku Padamu Ibu

Bosen di kosan dengan komputer yang itu-itu aje, apalagi belum bisa internetan. Ya paling belajar pemrograman, ngedit gambar, belajar mengedit video. Kayaknya butuh penyegaran dech ye. Ya udah Saya main internet dech sekalian ada yang mau Saya cari dan mau kirim email buat Ibu Saya. Setelah main internet, saya jalan-jalan ke pasar tradisional, mau liat-liat aje sekalian beli roti buat sarapan pagi nanti.
Saat di jalan, Saya mendengar ada anak kecil yang mau jajan, meminta kepada ibunya. “mah mau itu.” Kata si Anak. Si Ibu lalu langsung menjawab,“ duh nak Ibu lagi gak ada uang lebih, dagangan ibu habis, belum beli lagi karena modalnya sudah habis buat kebutuhan sehari-hari , nanti saja ya…” lalu si Anak kecil itu pun diam.
Saya langsung berpikir, apakah pantas si Ibu berbicara kepada anaknya begitu. Tapi pikiran Saya berubah seketika, Saya jadi ingat Ibu Saya sendiri. Waktu internetan Saya kirim email buat Ibu Saya yang berisi tentang penjelasan Saya untuk mengambil SKS tambahan serta rincian biayanya. Bi Idznillah Ibu langsung membalas, langsung dech Saya balas dan balas. Ibu hanya bilang mendukung kalau Saya mau padatkan kegiatan kuliah Saya, dan masalah biaya Ibu bilang gak usah dipikirin, nanti ada aja pasti. Ibu Saya memang begitu, dia percaya sekali sama Saya.
Kadang Saya berpikir, apakah Ibu Saya ada uang tuk biaya yang Saya pinta, beliau tidak pernah mengatakan seperti yang Ibu dan anaknya yang di pasar itu. Beliau selalu mengatakan dengan tenang pasti ada saja rizki tuk kamu dan kakak kamu. Tetapi salalu saja Saya tidak enak meminta ini dan itu kepadanya. Saya tahu bahwa Saya telah mengeluarkan banyak biaya tuk kuliah ini. Saya selalu meminta apabila benar-benar penting sekali. Kadang untuk meminta yang enggak-enggak Saya gak berani dan malu sekali.
Permintaan Saya tuk memadatkan kuliah Saya itu juga menjadi bahan pikiran Saya. Saya berpikir, “mau tambah SKS???Ssemester yang lalu saja berantakan..sekarang mau tambah lagi!!!” Memang semester lalu Saya dapat IP di atas 3, tapi menurut Saya, Saya belum mempunyai kemampuan yang real langsung ke dunia pabrik yang lebih nyata. Kalau Saya liat lowongan kerja IT, banyak sekali prasyarat yang Saya belum pelajari dan bahkan gak ngerti ini dan itu. Lalu pantaskah Saya meminta biaya lagi untuk menambah SKS, karena semester lalu saja banyak waktu yang Saya sia-siakan.
Saya janji buat Ibu Saya untuk lebih baik lagi semester ini. Saya akan berusaha semampu Saya tuk persembahkan yang terbaik untuk semua orang yang Sayang sama Saya. Saya juga berdoa semoga Allah memudahkan Saya tuk menjalani kehidupan ini dan memberikan solusi dari setiap masalah yang Saya hadapi.

Iklan

Silahkan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s