Pentingnya Islam Pada Diri Manusia

Baru-baru ini Saya mendengarkan radio yang memberitakan bahwa ada 4 orang mahasiswa yang meraih prestasi di dunia dalam bidang pendidikan khususnya adalah bidang Matematika. Saya kurang memperhatikan secara seksama saat mendengar radio itu. Sesuatu hal yang sangat membanggakan. Mereka mampu mengharumkan tanah air dengan mendapatkan penghargaan dalam bidang pendidikan dunia. Tetapi di berita sebelumnya, menjelaskan bahwa adanya korupsi yang dilakukan oleh beberapa pemimpin di tanah air ini yang baru saja Saya dengar mendapatkan penghargaan dari bidang pendidikan dunia.
Kaget juga mendengar perkataan teman Saya, Bimo. Dia kerja Part Time di Bank Indonesia. Dia mengatakan bahwa gaji Presiden itu kalah besarnya dari gaji Kepala Utama Bank Indonesia dan Ia juga sempat mengatakan bahwa Bibinya ( yang kerja di sana ) bisa dapat gaji 64 juta perbulan. Tapi kenapa dengan penghasilan yang wah tersebut masih saja mengambil yang bukan haknya????
Manusia memang begitu adanya, mereka tidak pernah puas dengan apa yang mereka dapat. Tak salah Ibu Saya selalu mengatakan “ Jangan selalu melihat ke atas, lihatlah ke bawahmu dan syukuri apa yang telah kamu dapat dengan keringat kamu sendiri, dan Mama sama sekali gak mau jadi orang kaya, karena tak banyak orang lupa Allah karena kekayaannya itu.”
Inilah yang menjadi salah satu alasan Saya belajar di sekolah tingkat atas (SMA) yang berbasis Islam. Saat di SMP, Saya menangkap beberapa kalimat dari Guru Saya yang mengatakan bahwa “Di Indonesia sebenarnya banyak orang pintar tapi sedikit yang bisa menggunakannya untuk kebaikan, mereka cenderung untuk mengibuli orang yang bodoh untuk perut mereka sendiri.” Alhamdulillah sekarang cukup mengetahui sedikit tentang Islam, tinggal ditambah dengan teknologi tuk menyeimbangkan dunia dan akhirat. Dan tetap tholabul ilmu agama semampu Saya.
Sekarang, Ibu dari anak-anak merasa was-was ketakutan karena melihat anaknya yang mendapatkan nilai jelek pada bidang seperti Matematika, Bahasa Inggris dan mata pelajaran lain. Mereka langsung mengkursuskan anaknya agar mendapat nilai bagus dari mata pelajaran itu. Bahkan mereka bangga sekali menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah-sekolah Internasional yang lebel dari sekolah itu adalah non Islam. Bagi Saya hal itu merupakan hal yang sangat bagus buat masa depan si anak tapi tolong jangan lupakan masalah agamanya.
Saya pernah membaca sepintas hadits yang mengatakan bahwa pada diri setiap orang itu terdapat segumpal daging, dimana segumpal daging tersebut mempengaruhi semua tingkah laku manusia itu sendiri, bilamana daging tersebut jelek, maka jeleklah semuanya dan sebaliknya, bila daging tersebut baik maka baiklah semuanya. Daging tersebut adalah hati.
Itulah mengapa ada agama di dunia ini. Allah subhanallah wata’ala tahu yang terbaik buat ciptaannya. Dia tahu apa-apa yang buruk bagi ciptaanya. Seperti seorang pembuat robot yang tahu akan kelemahan si robot, maka pembuat robot pasti memiliki peraturan-peraturan yang gunanya agar si robot tetap baik dan bagus. Seperti itu pula Allah yang memiliki peraturan-peraturan yang semuanya itu berguna untuk Kita sendiri.
Jadi tolong jangan lupakan masalah agama, tidak ada batas dalam agama Islam, semua telah diatur oleh Islam dari masalah buang air sampai masalah pemerintahan. Jangan batasi Islam seperti yang ditiup-tiupkan oleh orang-orang JIL. Bekali ilmu teknologi kita dengan ilmu Islam, insyaAllah akan berkah dalam hidup ini. Amien…

Iklan

Silahkan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s