Canda Rasul, bagaimana yach…

Bergurau adalah menyenangkan orang lain tanpa bermaksud merendahkan atau menghinakan orang. Bergurau yang dilarang adalah bergurau yang didalamnya ada unsure dusta atau berlebih-lebihan atau juga terlalu sering dilakukan, karena hal ini mengakibatkan banyak tertawa dan mengeraskan hati. Juga mengakibatkan kedengkian, menjatuhkan wibawa dan ketenangan sikap.

Berikut ini ada sedikit canda Rasul Sholallahu Alaihi Wassalam, sederhana tapi lumayan menghibur serta menjadi pedoman kita bagaimana canda yang baik.

1.      Dari Anas, ia meriwayatkan, “Nabi Sholallahu alaihi wassalam benar-benar bergaul akrab dengan kami, sampai-sampai beliau pernah menyapa adikku dengan ucapan, “Hai Abu Umair, apa yang dilakukan oleh Nughair itu??” Adikku memang memiliki seekor burung Nughair yang bermain dengannya, namun kemudian Nughair itu mati.” (Muttafaqun Alaih)

 

Nughair adalah burung kecil yang berparuh merah.

 

2.      Dari Abu Huroiroh, ia berkata, “ya Rasulullah sungguh engkau sering bergurau dengan kami!! Rasulullah Sholallahu alaihi wassalam bersabda, “Tapi, sungguh aku tidak mengatakan kecuali kebenaran.” (HR.Tirmidzi, hadits hasan)

 

3.      Dari Anas, ia meriwayatkan bahwa ada seorang laki-laki meminta  Rasulullah Sholallahu alaihi wassalam agar membawanya di atas kendaraan. Maka beliau Sholallahu alaihi wassalam berkata, “Aku akan membawamu di atas anak unta.” Orang itu berkata, “Apa yang dapat aku lakukan dengan seekor anak unta?” Rasulullah Sholallahu alaihi wassalam menjawab, “Bukankah yang melahirkan anak unta itu adalah anak unta juga?” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi dengan sanad shahih)

 

4.      Dari Anas, ia meriwayatkan bahwa Nabi Sholallahu alaihi wassalam pernah memanggilnya, “Hai, si pemilik dua telinga!!” (HR. Tirmidzi, dihasankan oleh Al-Albani)

 

5.      Dari Anas, ia meriwayatkan bahwa ada seorang lelaki badui yang bernama Zohir bin Harom. Ia sering datang kepada Nabi Sholallahu alaihi wassalam dengan membawa hadiah dari kampong badui, kemudian Nabi Sholallahu alaihi wassalam membekalinya bila hendak ia pulang. Nabi Sholallahu alaihi wassalam bersabda, “Zohir bin Harom ini Badui kita, sedangkan kita orang kotanya dia.” Nabi Sholallahu alaihi wassalam memcintainya. Ia seorang yang berperawakan pendek. Suatu saat Nabi Sholallahu alaihi wassalam mendatanginya ketika ia menjual dagangannya. Nabi Sholallahu alaihi wassalam memeluknya dari belakang, sehingga ia tidak bisa melihat beliau.

 

Zohir bin harom berkata, “siapakah ini? Lepaskan aku!!” Zohir menoleh, maka tahulah ia bahwa yang memeluknya itu Rasulullah Sholallahu alaihi wassalam. Lalu ia pun merapatkan punggungnya ke dada Rasulullah Sholallahu alaihi wassalam setelah mengetahuinya.

 

Nabi Sholallahu alaihi wassalam berteriak kepada orang banyak, “Siapa yang mau beli budak??”

 

Zohir bin Harom berkata kepada beliau, “Jika demikian, Anda akan tahu bahwa aku tidak berharga!!”

 

Lalu Rasulullah Sholallahu alaihi wassalam bersabda, ”Namun Kamu disisi Allah ta’ala bukan sesuatu yang tak berharga, bahkan kamu sangat mahal nilainya” (HR.Ahmad dan Tirmidzi)

 

 

Semoga menjadi bahan renungan untuk kita, bagaimana seharusnya bercanda yang baik…

 

By : IM Adiputra

Iklan

Silahkan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s