Pertemuan Ke-3 Sistem Berkas

Manajemen Data

Manajemen data adalah bagian dari manajemen sumber daya informasi yang mencakup semua kegiatan yang memastikan bahwa data :

1. Data akurat

2. Up to date

3. Aman

4. Tersedia bagi pemakai

Kegiatan manajemen data mencakup :

1. Pengumpulan Data

Data yang diperlukan dikumpulkan dan dicatat dalam suatu formulir yang disebut dokumen sumber yang berfungsi sebagai input bagi sistem

2. Integritas dan Pengujian

Data tersebut diperiksa untuk meyakinkan konsistensi dan akurasinya berdasarkan suatu peraturan dan kendala yang telah ditentukan sebelumnya.

3. Penyimpanan

Data disimpan pada suatu medium, seperti pita magnetic atau piringan magnetik

4. Pemeliharaan

Data baru ditambahkan, data yang ada diubah, dan data yang tidak diperlukan dihapus agar sumber daya datanya tetap mutakhir (up to date).

5. Keamanan

Data dijaga untuk mencegah penghancuran, kerusakan, atau penyalahgunaan.

6. Organisasi

Data disusun sedemikian rupa untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai.

7. Pengambilan

Data tersedia bagi pemakai.

Konsep Database

1. Pengertian

Data base adalah sekumpulan data yang saling berhubungan atau berelasi.

Tujuan utama data base :

a. Menghindari pengulangan data (redudansi)

b. Mencapai indepedensi data (kemampuan untuk membuat perubahan dalam struktur data tanpa membuat perubahan pada program yang memproses data). Independensi data dicapai dengan menempatkan spesifikasi dalam table dan kamus yang terpisah secara fisik dari program.

2. Perangkat Lunak Database

a. Perangkat lunak yang menetapkan dan memelihara integritas logis antar file, baik eksplisit maupun implicit, disebut system manajemen database(DBMS==Data Base Managemen System).

b. Inovasi DBMS menampilkan perangkat lunak relasional, dan sejumlah paket awal ditujukan bagi pemakai mainframe.

c. SQL/DS (Structure Query Language / Data System) dan QBE (Query by Example) dari IBM dan Oracle dari Relational Software Inc.

3. Menciptakan Database

Proses menciptakan database mencakup 3 langkah utama, yaitu :

a. Menentukan kebutuhan data

Pada langkah ini dilakukan pendefinisian masalah, pemecahan masalah, dan pemrosesan untuk menetapkan data.

b. Menjelaskan data

Setelah elemen-elemen data yang diperlukan ditentukan, mereka dijelaskan dalam bentuk kamus data. Kamus data adalah suatu ensikopedi dari informasi mengenai tiap elemen data. System kamus data dapat berupa kertas dan file komputer. Jika berupa file, perangkat lunak khusus diperlukan untuk menciptakan dan memeliharanya, serta mempersiapkannya untuk digunakan. Perangkat lunak tersebut disebut system kamus data.

c. Memasukan data

Setelah skema dan subskema diciptakan, data dapat dimasukan ke dalam database. Hal ini dapat dilaksanakan dengan mengetik langsung ke dalam DBMS, membaca data dari pita atau piringan, atau menscan fata secara optis. Data siap digunakan setelah berada dalam databases.

4. Menggunakan Database

Pemakai database dapat berupa orang atau program aplikasi

a. Orang biasanya menggunakan database dari terminal dan mengambil data dan informasi dengan menggunakan query language. Query adalah permintaan informasi dari database, dan query language adalah bahasa khusus yang user friendly yang memungkinkan komputer dapat menjawab query.

b. Program aplikasi menggunakan atau mengambil database atau menyimpan data kedalamnya, data manipulation language (DML) khusus digunakan. Pernyataan-pernyataan DML ditanamkan dalam program aplikasi di titik yang perlu.

3 thoughts on “Pertemuan Ke-3 Sistem Berkas

Silahkan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s