Belajar Web Dinamis

Sebenarnya saya tidak ada planning belajar buat web karena tahun 2008 konsen dan fokus sama pemrograman dengan bahasa C dan ta’aruf sama si Pinguin [ Linux ]. Saya tidak mengerti tentang apa itu web dinamis dan web statis. Dulu semester 1 hanya diajarkan buat web dengan bahasa HTML. Hingga Saya mengambil semester atas yaitu semester 5 tentang matakuliah Aplikasi Teknologi On-Line.

Setelah diizinkan oleh dosen wali Saya, beliau hanya mengatakan matakuliah ini berkaitan dengan pemrograman web PHP dan MySQL yang seharusnya saya tidak boleh ikut mengingat matakuliah tentang database yaitu MySQL mulai diajarkan pada semester 4. Tapi alhamdulillah diizinkan.

Lansung saja yach saya jelaskan sedikit sepengetahuan saya mengenai apa itu web dinamis dan web statis. Dari namanya kita bisa sedikit mengartikan kalau ada web yang dapat berubah-ubah alias dinamis dan kebalikannya adalah diam alias statis. Sebagai contoh adalah bila ada suatu sekolah atau universitas yang menginginkan nilai siswanya ditampilkan di web, maka hal yang sulit apabila setiap nilai siswa dibuat dalam setiap file yang berbeda. Otomatis tidak terbayang si programmer web akan kewalahan karena setiap siswa memiliki nilai yang berbeda. Lain halnya dengan web dinamis, si programmer cukup menuliskan beberapa file yang berisi code untuk mengakses nilai-nilai siswa yang telah tersimpan dalam database.

Web statis biasanya menggunakan bahasa pemrograman HTML saja dalam pembuatannya sedangkan web dinamis itu memiliki 3 syarat untuk dapat dibuat yaitu adanya Script Interpreter,Web Server, dan Database Server.

Berikut ini adalah alur atau proses dari web dinamis :
1.Client mengakses web
2.Bila dalam web tersebut terdapat code yang mengakses data di database, maka server akan meneruskannya code tersebut ke script interpreter untuk diterjemahkan ke database
3.Setelah itu akan melakukan query dalam database dan script interpreter menghasilkan code HTML yang diteruskan ke server
4.Setelah itu server mengirimkan hasilnya kepada web browser.

Telah saya sebutkan diatas bahwa dengan web dinamis si programmer cukup menuliskan beberapa file yang berisi code untuk mengakses data yang tersimpan dalam database. Nah, bahasa HTML tidak bisa mengakses data dalam database, maka untuk itulah Script Intepreter ada. Script penerjemah aliasnya lho, menerjemahkan agar bisa mengakses ke database. Script Interpreter yang saya tahu ada PHP, ASP, VBScript, dll. Web Server yang biasa digunakan adalah Apache, Internet Information Service (IIS), dan Personal Web Server (PWS). Databases Server yang biasa digunakan dalam web adalah MySQL, Oracle, Interbase, Informix, SQL Server, PostgreSQL dll.

Ketiganya berdiri sendiri, berbentuk file yang terpisah dan membutuhkan settingan agar bisa terkoneksi satu sama lain.Tetapi alhamdulillah, memang teknologi selalu memudahkan dan memanjakan usernya, terdapat paket aplikasi ketiganya yang sekarang-sekarang ini banyak sekali dipakai, seperti di matakuliah Aplikasi Teknologi On-Line, menggunakan WAMP ( Windows Apache MySQL PHP ) yang merupakan paket aplikasi dari Apache ( Web Server ), MySQL ( Database Server ), dan PHP ( Script Interpreter ) yang dijalankan di windows. Jadi dengan menggunakan paket instalasi ini, kita dibuat males dengan segala settingan yang jujur, saya juga belum pernah nyoba, tetapi teman sempat bilang kadang gak konek-konek ketiganya. Kesimpulannya dengan paket itu, kita tidak perlu menyetting lagi ketiga syarat terbentuknya web dinamis, tinggal klik dech. Tapi buat saya dan teman yang mau serius di bidang pemrograman web, sepertinya wajib mencoba bagaimana cara menyetting agar ketiganya terkoneksi dengan baik.

Oiya selain WAMP, ada banyak lagi lho, setahu saya ada PHP Triad, Xammp, easyPHP, appServ, dan salah satu yang pernah saya dengar buatan anak indonesia adalah Donkrak. Silakan coba sendiri yach.

Sepertinya hanya itu dulu yang bisa saya share di blog butut ini, maaf kalo ada yang salah, paling seneng kalo dikritik dan dikoreksi, moga bermanfaat. Amien.

8 thoughts on “Belajar Web Dinamis

  1. Keren gan..nanya nee..
    Apa ini iatilahnya?
    1.Client mengakses web
    2.Bila dalam web tersebut terdapat code yang mengakses data di database, maka server akan meneruskannya code tersebut ke script interpreter untuk diterjemahkan ke database
    3.Setelah itu akan melakukan query dalam database dan script interpreter menghasilkan code HTML yang diteruskan ke server
    4.Setelah itu server mengirimkan hasilnya kepada web browser.

    Sebelumnya ada proses input data kan?
    Data yg saya punya dari aplikasi desktop MS Akses yang dikoneksi dengan ODBC ke mymsql di wamp. Data sebelum jadi di MSAkses adalah dalam bentuk .pdf yg harus dikonversi menggunakan vba ke ms akses. Punya ga agan vba konversi pdf ke teks untuk disimpan ke akses?, karna data dari pdf ribuan record.
    Tolong…
    Terima kasih

Silahkan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s