Setting Binary dan Query Log pada MySQL

Awalnya dari tugas kuliah saya mengenai backup dan restoring serta proses replication database pada MySQL. Lengkapnya mungkin nanti saya share ke blog ini. Tapi yang unik adalah saat saya buat setting query log dan binary log untuk proses restoring database.

Sebelumnya kita mesti tahu apa sich kegunaan dari query log dan binary log.

Query log adalah log atau catatan yang berisi semua sintak umum pada mysql, semua koneksi pada mysql, semua  sintak SQL dan kejadian-kejadian yang terjadi saat mysql dibuka sampai mysql ditutup. Query log tidak diaktifkan saat kita menginstall mysql kita pada computer.

Binary log adalah log atau catatan yang berisi semua perintah update atau apa saja yang membuatnya seperti proses update ( misalnya saat proses delete, karena proses delete merubah data). Semua perintah disimpan dalam bentuk event yang menjelaskan perubahan atau proses update. Binary log ini berisi seberapa jauh tiap perintah melakukan update data. Lalu kegunaannya apa ? Yang saya tahu ada 2 kegunaan mendasar yaitu :

  1. Untuk proses Replication Database, jadi binary log ini digunakan oleh server master untuk menyimpan tiap perintah yang akan dikirim ke server slave. Server master mengirim event log ke dalam binary log yang ada di server slave, sehingga dengan binary log pada server slave itu, si server slave juga mengalami apa yang dialami oleh server master. Lengkapnya nanti ta posting,insyaAllah.
  2. Salah satu proses recovery / restore menggunakan binary log. Jadi setelah data backup telah di restore, event pada binary log dimana sebelumya telah disimpan setelah proses backup dibuat. Event itu akan membuat database restore menjadi up to date di proses backup.

Nah setelah kita ketahui definisi dan kegunaan dari binary log. Mari kita setting yuk, karena pas kita install mysql pada computer kita, si binary log belum diaktifkan.

Langkah Pertama :

Masuk CMD, lalu arahkan ke folder Instalan MySQL kita. Kalau saya berada di C:\program files\mysql\mysql server 5.1\bin .

Langkah Kedua :

Matikan proses service MySQL di computer kamu. Cara cepetnya langsung ketik aja :

net stop mysql

Pastikan terdapat pesan bahwa service mysql telah berhenti / mati

Langkah Ketiga :

Setelah servicenya dimatikan, kita hapus service mysqlnya dengan perintah :

mysqld –remove

pastikan pula bahwa ada pesan bahwa mysql telah terhapus

Langkah keempat :

Lalu bila sudah, kita install lagi service mysqlnya yang tersimpan pada file my.ini. jadi kita arahkan install service mysql yang tersimpan pada my.ini ke instalan mysql kita. Perintahnya seperti ini :

mysqld –install MySQL –defaults-file=”C:\program files\mysql\mysql server 5.1\my.ini”

hati-hati, bila salah tempat, mysql kita bisa gak bisa jalan nantinya. Dan pastikan ada pesan bahwa instalan yang kita ketikan sukses.

Langkah kelima :

Setelah kita install, kita jalankan kembali service mysqlnya dengan cara ketikan perintah ini :

net start mysql

pastikan ada pesan yang menjelaskan service mysql telah berjalan.

Langkah keenam :

Cari file my.ini di folder yang sudah kita buat tadi. Lalu buka dengan notepad. Cari kata “[mysqld]” tanpa kutip. Lalu sisipkan 2 baris kata ini dibawah [mysqld]

Log

Log-bin

Bila sudah simpan perubahan file my.ini, lalu keluar dari notepad

Langkah ketujuh :

Untuk mengaktifkan perubahan pada file my.ini kita harus merestart service mysql dengan cara mematikan terlebih dahulu dengan perintah :

net stop mysql

pastikan service mysql telah mati

Langkah kedelapan :

Setelah dimatikan, hidupkan kembali service mysql dengan perintah :

net start mysql

Sampai langkah ini, sebenarnya binary log sudah diaktifkan. Untuk melihatnya, kita bisa lihat di folder data yang ada di mysql. Kalau saya folder tersebut berada pada C:\Documents and Settings\All Users\Application Data\MySQL\MySQL Server 5.1\data . Di Folder data tersebut sebenarnya adalah folder tempat penyimpanan data yang kita buat di mysql konsol. Bila kita buat database, maka secara otomatis tersimpan pada folder data itu. Lalu dimana binary log-nya?

Pada folder data itu pasti sudah ada file :

[host].log

[host].err

[host]-bin.000001

[host]-bin.index

[host].pid

Host itu maksudnya adalah nama computer kita. Nah, eventnya disimpan pada file [host].log

Untuk mencobanya, sekarang coba kita masuk ke mysql konsol dengan user dan password sebagai root. Lalu ketikan perintah ini :

USE test;

CREATE TABLE bekasi(nama varchar(40));

INSERT INTO bekasi VALUES (‘I Nyoman Martin Adiputra’);

SELECT * FROM bekasi;

DROP TABLE bekasi;

EXIT;

Nah sekarang buka file [host].log yang ada di folder data. Maka secara otomatis semua hal yang terjadi di konsol mysql(query log) atau proses update (binary log) tercatat pada file tersebut.

Sampai sini, kita sudah dapat menyetting untuk mengaktifkan query log dan binary log.

Semoga bermanfaat untuk pembaca. Keep study n share

Iklan

One thought on “Setting Binary dan Query Log pada MySQL

  1. maz ane mau nanya nih ane dpt tugas di suru bikin histori komputer yang telah di pake jadi bisa ketauan di pake dmn aja sama siapa aja nah kira2 ini bisa gak di bake buat bikin histori????

Silahkan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s