Teori Cara Ambil Harga Pengiriman JNE ke Website E-Commerce Kita

Bagaimana ya cara mengetahui harga pengiriman JNE dari barang yang akan kita kirim? Jawabnya adalah ya tinggal main ke situs JNE-nya saja tuh,,tinggal masukan kota asal, kota tujuan, dan berat barang…selesai. Tapi kalau kita embed ke website kita bagaimana ya ? Maksudnya kita sisipkan form kota asal, kota tujuan dan berat barang ke website kita tanpa harus membuka situs JNE. Kalau analisis saya, ada 2 cara :

Cara Pertama :
Kita minta harga-harga pengiriman barang ke kantor JNE, lalu dari data-data tersebut kita jadikan menjadi beberapa table. Kita buat form kota asal, kota tujuan dan berat barang lalu actionnya, kita akses table yang telah kita buat.

Cara Kedua :
Kita ambil harga-harga pengiriman barang melalui situs JNE itu sendiri. Kadang senior-senior bilang parsing data dari website orang lain. Kita tetap membuatkan form untuk kota asal, kota tujuan dan berat barang namun action nya kita arahkan ke website JNE.

Kedua cara tersebut menurut saya punya kelemahan dan kelebihan masing-masing. Berikut saya jelaskan sedikit yang saya ketahui mengenai kelemahan dan kelebihan kedua cara tersebut.

Cara pertama :
Kelebihan :

  • Cepat Aksesnya, cepat akses dalam arti kita akses data dari database kita sendiri. Karena harga-harga JNE sudah kita buat pada table di database apps kita.
  • Ketidakbergantungan kita kepada website orang lain

Kekurangan :

  • Capek menginputkan daftar-daftar harga JNE ke database kita.
  • Daftar harga tidak up to date. Apabila JNE mengubah data berarti daftar harga kita tidak up to date dengan daftar harga JNE
  • Mesti melakukan update manual harga sesuai dengan update-an harga di JNE

Cara kedua :
Kelebihan :

  • Daftar harga up to date sesuai dengan harga di JNE, karena kita langsung ambil data dari JNE
  • Tidak perlu membuat table di database kita, jadi kapasitas database kita semakin irit.
  • Tidak perlu proses mengubah harga / update harga JNE

Kekurangan :

  • Lambat aksesnya, butuh koneksi yang kuat.
  • Apabila situs JNE down, berarti cara kedua kita akan down juga. (kebergantungan dengan website lain)

Kurang lebih seperti itulah kelebihan dan kekurangan kalau kita menggunakan salah satu cara mendapatkan harga pengiriman barang dari JNE.

Kenapa cara pertama lebih cepat dibanding dengan cara kedua ? Kalau saya analogikan sederhananya seperti ini. Ibarat kita punya galon (anggap database). Jarak kosan kita (website kita) dengan depot air (website JNE) kira-kira 100 meter. Saat ada teman kita (member website) main ke kosan kita dan kebetulan tidak ada air di kosan (galon kosong alias tidak ada database harga JNE). Kalu teman kita haus, ya kita (website) pergi ke depot air (JNE) untuk mengambil air untuk teman (member website) kita. Ketika suatu hari teman kita main dan kehausan lagi, ya kita ke depot air kembali untuk ambil air. Tiap hari teman main ke kosan kita pasti bilang *ah ini kamu teh kurang praktis, lemot…* [ini analogi dari cara kedua]. Berbeda dengan cara pertama dimana kita menggunakan galon untuk mengisi air dari depot air. Kalau kosong ya kita isi ulang. Jadi kita tidak perlu bolak balik ke depot air apabila teman kita kehausan. [analogi cara pertama].

Kalau saya sendiri lebih memilih cara yang pertama karena kecepatan akses lebih saya fokuskan apabila membuat website E-Commerce. Kalau cara kedua mungkin akan lebih baik apabila terdapat API pada JNE sehingga kecepatan akses menjadi lebih baik.

Ya…seperti itulah cara pengambilan harga pengiriman JNE untuk web E-Commerce kita. Selebihnya mohon maaf kalau ada yang salah..CMIIW..

Moga bermanfaat..

14 thoughts on “Teori Cara Ambil Harga Pengiriman JNE ke Website E-Commerce Kita

  1. Ping-balik: Cara Ambil Harga Pengiriman JNE dengan PHP | Adiputra's Blog…

  2. @tasjeans :
    langkah cara pertama :
    [1] Minta pricelist JNE, biasanya dia kasih bentuk PDF

    [2] Siapin Table untuk simpen data pricelist JNE, saya saranin konsep db-nya, 1 table “perusahaan pengiriman”, 1 table “service perusahaan pengiriman”, 1 table “price pengiriman” dan 1 table “coverage/city”. Dengan asumsi, ada banyak “perusahaan pengiriman”, dengan banyak “service perusahan pengiriman” per “price pengiriman” tiap “coverage/city”

    [3] Insert data pricelist JNE ke db

    [4] saat customer mas masuk ke web, menghitung biaya pengiriman, arahkan dulu untuk memilih “perusahan pengiriman”, lalu “service”, lalu “coverage/city” dan get db dr parameter 3 itu untuk mengambil price pengirimannya

    Kalo masih bingung, coba kali-kali mas testing order di inibayiku.com, ngeliat alur pas nge-get price pengiriman. moga bisa diterapin di toko mas 🙂

  3. Cara kedua gimana nih min ? saya lihat kekurangannya hanya :

    Lambat aksesnya, butuh koneksi yang kuat.
    Apabila situs JNE down, berarti cara kedua kita akan down juga. (kebergantungan dengan website lain)”

    saya rasa itu tidak masalah,
    tetapi bagaimana saya menghubungkan website saya dengan JNE ?

Silahkan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s