Melamar, apa saja yang dipersiapkan ?

25 Mei 2013 kemarin, saya dan keluarga silahturahmi ke rumah Rian Riana dengan maksud utama adalah melamar. Sedikit bagi pengalaman tentang apa yang mesti dipersiapkan saat lamaran dari pihak laki-laki yang mungkin bisa berguna buat anda ketika melamar.

Apa saja yang mesti dipersiapkan ? Pasti yang pertama mental, berani maju ngajak keluarga untuk mengemukakan kalau anda ingin menikah dengan wanita yang anda inginkan dan datang dengan keluarga Anda untuk melamar. Itu saja ? Tidak, ada hal lain yang mesti dipersiapkan seperti:

  1. Transportasi Keluarga
    Persiapan ini akan hilang jika lokasi rumah wanita tidak jauh dengan rumah anda, bahkan tetangga. Jika lokasi rumah wanita jauh, anda mesti mempersiapkan kendaraan transportasi. Semakin jauh lokasi rumah, semakin banyak keluarga yang anda ajak untuk ke rumah wanita, dan pemilihan jenis kendaraan akan semakin besar juga biaya untuk persiapan transportasi keluarga anda.
    Langkah awalnya adalah hitung terlebih dahulu keluarga yang ingin ikut ke rumah wanita. Dari jumlah yang telah terhitung tersebut, perkirakan kendaraan yang mungkin menampung keluarga anda. Jika sudah diketahui kendaraan A mampu menampung keluarga anda. Carilah kendaraan tersebut di internet atau cari tahu lokasi kendaraan tersebut. Saya sarankan untuk memilih kendaraan yang baru, lalu jangan sampai misalnya menyewa 2 mobil atau lebih karena nanti akan sulit nanti jika dijalan satu mobil dengan mobil yang lain terpencar.
    Jika memang anda harus menyewa mobil, pastikan penyewaan mobil yang sudah berpengalaman, sopir yang berpengalaman dan sudah lama menjalankan usaha penyewaan mobil. Datangi langsung ke tempat penyewaan mobil, lihat langsung kondisi mobil, ajak ngobrol sopir dan pemilik penyewaan sedetail mungkin karena anda tidak hanya membawa diri anda sendiri tapi keluarga anda. Buat senyaman mungkin keluarga anda menemani anda melamar.
  2. Barang Pengikat
    Barang pengikat ? Apa lagi itu ? Saya sendiri baru tahu kalau dalam melamar itu ada yang namanya barang pengikat. Gunanya buat apa ? Kakak bilang katanya sebagai tanda bukti bahwa wanita sudah ada yang melamar, dan pihak wanita tidak boleh menerima lamaran dari pihak lain. Saya lantas bertanya, “apa rasul dulu begitu Aa, ada perintahnya ?” Kakak saya hanya menjawab, “hanya ADAT…sebenarnya saat kamu ngelamar wanita, sudah pasti pihak wanita tidak boleh menerima lamaran lain tanpa harus barang pengikat”.
    Lalu apa bentuk barang pengikat ? Keluarga saya sepakat cincin emas, ini adat di bekasi dan cimahi saja sepertinya. Karena setelah saya tanya ke pihak wanita memang cincin emas jadi barang pengikat, tidak tahu di daerah lain seperti apa. Lagi-lagi saya katakan ini adalah “ADAT”. *Geleng-geleng*
  3. Makanan yang pantas untuk keluarga Wanita.
    Ini saya katakan wajar ketika anda berkunjung ke tempat teman pun biasa membawa makanan. Lalu apa makanan yang pantas untuk dibawa ? Tidak ada aturan, bebas sepertinya. Adat lagi-lagi masuk dalam aturan makanan yang mesti dibawa seperti buah-buahan dalam bentuk parcel, makanan seperti bolu, kue-kue dan lain sebagainya. Karena ini makanan, dan kemungkinan basi atau busuk ada. Saya sarankan anda memesan saja makanan seperti bolu dan kue sehari sebeluh hari H lamaran, lalu ambil makanan tersebut saat pagi hari. Untuk buah dalam bentuk parcel, saya sarankan untuk memesan buah di malam hari sehari sebelum hari H agar kondisi buah tidak busuk dan masih segar.

Tiga persiapan ini juga mesti anda catat, persiapan ini relatif karena tiap wilayah dan daerah punya adat masing-masing. Mengapa adat ? Yaa..lagi-lagi adat. Kini adat lebih diutamakan dibading sunnah-sunnah dari Rasul. Saya tidak akan membahas soal adat disini.

Semoga pengalaman ini berguna nantinya. Tercatat oleh saya yang baru saja melewatinya. Masalah dana, masalah dengan penyewaan kendaraan dan cara menyatukan pendapat dari kedua pihak keluarga itu tidak mudah. Terimakasih ya Allah atas pengalaman dan ujian ini. Done…

3 thoughts on “Melamar, apa saja yang dipersiapkan ?

  1. bener kang,, lebih banyak ngikutin adat (yg belum tentu sesuai ajaran Rasulullah) daripada ngikutin sunnah Rasul.. thanks referensinya kang,, cocok nih, rencana mau nglamar pujaan hati ane,, hehee

Silahkan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s