Berdzikirlah dengan tangan kanan

Kalau saya lihat, masih banyak muslim yang berdzikir dengan biji tasbih atau mereka kadang berdzikir dengan kedua tangan-nya. Apa benar yang diajarkan Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam tentang dzikir ini begitu ? Atau mungkin malah memang tidak ada petunjuk dari hadits atau Al-Qur’an ?

Tidak, Islam agama yang lengkap, saking lengkapnya dalam urusan mau masuk kamar mandi pun ada aturan dan petunjuknya. Saat di dalam kamar mandi pun ada pula aturan yang menjelaskan adab di dalam kamar mandi, bahkan saat mengeluarkan kotoran pun dijelaskan pula aturan-nya. Sungguh lengkap sekali bukan 🙂

Berdzikir dengan tangan kanan, bagaimana ?
Sebelum ngebahas bagaimana, kita mesti tahu dulu apa memang ada aturan dari hadits atau Al-Quran yang menjelaskan hal tersebut.

Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Hitunglah (dzikir) itu dengan ruas-ruas jari karena sesungguhnya (ruas-ruas jari) itu akan ditanya dan akan dijadikan dapat berbicara (pada hari Kiamat).” (HR. Abu Dawud, no. 1345) [Tuhfatul Ahwadzi Syarh Sunan at-Tirmidzi]

Nah, sudah ada hadits yang menyebutkan tuh untuk berdzikir dengan ruas-ruas jari. Sebentar..hadits ini tidak menyebutkan dengan ruas-ruas jari apa ? tangan atau kaki ? *lebih kritis membaca text hadits*.

Dalam hadits yang lain disebutkan.

“Saya melihat Rasulullah bertasbih (berdzikir) dengan (jari-jari) tangan kanannya.”
(HR. Abu Dawud, II/81, at-Tirmidzi, V/521, Shahiihul Jami’, IV/271, no. 4865).

Hadits ini lebih jelas kalau yang dimaksud dengan ruas-ruas jari adalah ruas jari tangan.
Mungkin teman ada yg berpikiran.

“yak iyalah pake jari tangan, masa pake jari kaki, gak logis banget ?”

Eeee..saya malah pernah dengar kalau agama itu bukan pake logis atau apa. Sami’na wa Atho’na, kami mendengar dan kami taat. Kalau pake logis, coba jelaskan kepada saya kenapa saat kita berwudhu lalu kita buang air kecil. Pertanyaan-nya kenapa kita harus berwudhu kembali ?? padahal kita kan buang air, yang kotor itu kan kemaluan kita, kita bersihkan saja kemaluan kita dan tidak mengulangi wudhu ??

Inilah agama, kadang pikiran atau logika tidak bisa ikut campur. Jangan seperti golongan JIL yang pikiran dan logika jadi nomor satu dalam beragama.

Balik lagi ke topik, lalu bagaimana berdzikir dengan tangan itu ? Saya dapatkan gambar yang menjelaskan cara berdzikir 33 kali.

dzikir dengan tangan kanan

Dari gambar diatas, semoga lebih jelas yah bagaimana berdzikir dengan tangan.

Tangan kanan atau tangan kiri atau keduanya ?
Pertanyaannya apakah ada hadits yang menerangkan untuk berdzikir dengan tangan kiri atau keduanya ?
Ada. Berikut adalah hadits yang menerangkan hal tersebut.

Dari Abdulloh bin Amr bin Ash Rodhiyallohu ‘anhuma, beliau berkata: “Aku pernah melihat Rosululloh Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam menghitung dzikir dengan tangannya.” (HR. at-Tirmidzi: 3486)

Adapun lafazh hadits yang menyebutkan bahwa Nabi Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam berdzikir dengan menggunakan tangan kanannya, maka hadits ini tergolong hadits syadz (ganjil) yaitu hadits yang menyelisihi riwayat yang lebih shohih yaitu riwayat yang umum mencakup semua tangan.

Anjuran untuk berdzikir dengan tangan kanan sudah jelas dari hadits yang disebutkan diatas. Rasulullah Sholallohu ‘Alaihi wa Salam pun lebih prefer menggunakan tangan kanannya untuk kebaikan. Diantara hadits yang menjelaskan adalah :

“Dari Aisyah ia berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam menyukai sebelah kanan, mengambil dengan tangan kanannya, memberi dengan tangan kanannya dan menyukai sebelah kanan dalam semua urusannya.” (HR. Nasa’i No 5059),

Dari Aisyah Rodhiyallohu ‘anha, beliau berkata: “Nabi Shollallohu ‘Alaihi wa Sallam suka mendahulukan bagian kanan baik dalam bersandal, bersisir, bersuci, dan setiap urusannya.” (HR. al-Bukhori 1866 dan Muslim 268).

Jadi, tangan kanan itu lebih utama, jika masih ada tangan kanan, kenapa harus pakai tangan kiri ?? 🙂

Bagaimana berdzikir dengan biji tasbih atau semacamnya ?
Kembali, kita cek apa memang ada hadits yang menerangkan berdzikir dengan tasbih ?
Ada, berikut yang saya kutip dari beberapa website.

“Sebaik-baik pengingat adalah biji tasbih, dan seutama-utama tempat yang dipakai sujud adalah bumi dan yang ditumbuhkan oleh bumi.”

Hadits di atas dikeluarkan oleh ad-Dailami dalam Mukhtashor Musnad al-Firdaus: 4/98, as-Suyuthi dalam al-Minhah Fis Subhah: 2/141 dari al-Hawi, dan dinukil oleh asy-Syaukani dalam Nailul Author: 2/166-167.

Hadits tersebut adalah MAUDHU’/PALSU karena :

  • Sanad (jalur periwayatan) hadits ini kebanyakan rowi (periwayat)nya adalah majhul (tidak dikenal), bahkan sebagian mereka tertuduh dusta dalam meriwayatkan hadits. (Di antara rowinya) Umul Hasan binti Ja’far bin al-Hasan, dia tidak dikenal biografinya.
  • Abdush Shomad bin Musa al-Hasyimi dikatakan oleh Imam adz-Dzahabi dalam Mizan al-I’tidal, menukil perkataan al-Khothib al-Baghdadi (14/41), beliau mengatakan: “Para ulama (pakar hadits) telah melemahkannya.”

Dari penjelasan diatas, semoga ibadah dzikir kita makin berpahala dengan mengikuti anjuran-anjuran / adab dzikir itu sendiri.

Ref:

  1. http://abunamira.wordpress.com/2013/04/09/berdzikir-dengan-jari-kanan-dan-jari-kiri-atau-hanya-jari-kanan-saja/
  2. http://maramissetiawan.wordpress.com/2009/05/02/berdzikir-dengan-%E2%80%9Ctasbih%E2%80%9D-bolehkah/
  3. http://de-inspirators.blogspot.com/2013/04/cara-berzikir-dengan-jari-tangan-kanan.html
Iklan

One thought on “Berdzikirlah dengan tangan kanan

  1. Ping-balik: Berdzikir dengan Ruas Jari Tangan Kanan | Mosleem Society

Silahkan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s