Kartu Kredit dan Doa Rasul Tentang Berhutang

Dapet cerita menarik dari teman kalau ada beberapa teman-nya yang belanja dengan kartu kredit cukup besar bahkan melebihi gaji mereka untuk membeli barang. Lucunya, mereka kadang mengirit seperti anak kuliah yang nge-kost di akhir bulan. Saya hanya tersenyum karena memang sekarang kartu kredit itu mudah sekali dipakai oleh beberapa orang untuk berbelanja dengan sesuka hati.

Tahu kan proses kartu kredit ? Anda akan diberikan sebesar xx rupiah oleh Bank untuk berbelanja atau menggunakan dana tersebut dalam bentuk kartu dan pastinya akan ditagih dalam waktu tertentu. Intinya itu pinjem duit ke bank hanya saja tidak terlihat duit-nya, hanya kartu dan besar xx rupiah saja dan harus dibayarkan dalam waktu tertentu. Kalau definisi saya salah, tolong dikoreksi ya.

Saya sebut proses ini berhutang. Anda atau teman-teman kita pasti ada yang menggunakan kartu kredit. Padahal jika anda muslim, Rasulullah berwasiat dalam hadits yang diriwayatkan dari ‘Aisyah radhiallaahu ‘anhaa, bahwasanya dia mengabarkan, “Dulu Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam sering berdoa di shalatnya:

“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari azab kubur, dari fitnah Al-Masiih Ad-Dajjaal dan dari fitnah kehidupan dan fitnah kematian. Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari hal-hal yang menyebabkan dosa dan dari berhutang

Dari artikel ‘Bahaya Kebiasaan Berhutang — Muslim.Or.Id’

Rasulullah saja berdoa untuk berlindung dari berhutang, lalu kenapa kita sering sekali berhutang dengan barbagai alat seperti: Kartu Kredit, KPR, dan lain sebagainya ?

Semoga jadi renungan untuk diri sendiri dan keluarga kita untuk sebisa mungkin menghindari hutang apalagi berhutang dengan Bank.

Iklan

2 thoughts on “Kartu Kredit dan Doa Rasul Tentang Berhutang

  1. @Dadi : hehe, sepertinya memang kita sudah gak bisa lepas dari bank ya. hutang bisa ke sodara, teman yang dikenal lama masih bisa jadi solusi kita daripada harus berhutang dengan bank. Saya pribadi sendiri yakin, kalau kita menghindari seseuatu larangan karena Allah, InsyAllah akan ada jalan saja mas. Ingat hadist yang saya tulis diatas. Ingat juga satu ayat : “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. Ath Tholaq: 2-3).

    Sayangnya beberapa orang muslim masih ragu atas ayat dan hadits tersebut.

Silahkan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s