Mari ajarkan anak cara menghargai orang

Pagi tadi ngajak istri dan anak jalan ke tempat olahraga tepatnya di lapangan serbaguna bekasi. Sengaja kesana tidak ke lapangan gor bekasi karena lebih fokus olahraga, ga banyak yang jualan.

Sampai disana malah terasa sepi. Saya telpon kakak dan anak-anaknya untuk datang olahraga dan main bareng. Ga lama, mereka dateng dan selesai olahraga, kami kumpul di salah satu lapangan yang memang sudah agak retak namun nyaman buat kumpul.

Sekitar jam 8, lapangan sudah mulai sepi, mungkin karena sudah agak panas juga. Tapi beberapa spot di lapang serbaguna masih beberapa terlihat orang sedang kumpul dengan yang lain. Kami pun masih tetap ngobrol di lapang yang kami tempati.

Asik mengobrol, saya beli aqua minum, lalu ketika kembali, ada mobil masuk ke lapangan tempat kami duduk bersama. Yang membuat saya kaget, mobil itu ternyata ingin parkir, dan entah kenapa mobil mengarah ke tempat kami berkumpul, tepat sekali hanya sekitar setengah meter mulut mobil itu parkir di tempat kami berkumpul.

Saya mencoba untuk tenang karena saya dan yang lain sudah lama tidak olahraga bareng dilapangan ini. Jadi, mungkin hal itu biasa dilakukan oleh orang dan petugas parkir disekitar.

Namun, saya sungguh kecewa, apa mungkin seperti itu, memarkir mobil tepat dimana orang2 lain sedang berkumpul. Parahnya lagi, ketika mereka yang ada di mobil keluar, tak ada sapa bahkan senyumpun dari mereka kepada kami.

Mereka yang terlihat ingin ibadah ke gereja yang tak jauh dari lapangan terlihat mengajak anaknya. Saya hanya bergumam, menolak untuk mencari masalah dengan mereka dan mengajak istri untuk pergi ke pasar saja sekalian pulang.

Kejadian kembali menyapa saya dan istri ketika sedang menunggu membeli makanan di jalan. Saya sengaja mencari tempat duduk deket motor untuk jaga motor. Saya pun menyuruh istri untuk duduk di tepi walaupun tempat makan itu memiliki banyak bangku yang kosong di dalam.

Tidak lama, ada seorang bapak beserta 3 anak, lalu menyusul seorang wanita berjilbab seadanya yang saya lihat sepertinya mereka satu keluarga memesan makanan juga. Mereka duduk di dalam lalu tak lama mulai ke pinggir dekat dengan saya dan istri, mungkin karena panas.

Saya fokus ke makanan yang saya pesan, belum juga selesai. Saya pun berdiri sejenak TANPA pindah selangkahpun dari bangku plastik saya. Hanya mundur beberapa kaki. Sedangkan, istri saya yang menggendong anak juga berdiri melihat seperti saya.

Kagetnya, bangku plastik saya dan istri sontak diambil oleh anak-anak si bapak dan istrinya tadi. Mereka duduk tanpa perasaan bersalah ke kami yang sebenarnya kami masih belum mau pergi.

Saya diam seribu bahasa, hanya melihat ke arah si bapak menunggu sikap ketika melihat sikap anaknya yang tak sopan itu. Semakin lama, ternyata tak ada sikap dari bapaknya, juga ibunya. Saya tak mau lagi cari masalah, saya mundur dan coba mencari bangku lain untuk istri duduk.

Selesainya, istripun duduk dengan anak saya dekat dengan si bapak. Saya malas untuk duduk dekat si bapak dan keluarga. Berdiri sambil berfikir, apa mereka tak punya rasa menghargai dan menghormati.

Semakin kesal lagi, si bapak malah merokok. Istri saya sontak langsung beranjak berdiri untuk pindah. saya tak mencari bangku lagi karena melihat makanan pesanan saya sudah hampir selesai.

Kedua kejadian itu membuat saya terbesit untuk ngobrol dengan istri di jalan. Istri pun langsung menanggapi sama seperti yang saya pikirkan. Apa iya orang sekarang sudah lagi tak menghargai sesama?

Mari ajarkan anak kita untuk menghargai orang. Lebih-lebih kepada orang yang belum kita kenal. Jika tak mampu memberikan kebaikan, maka jangan membuat suatu keburukan atau kekesalan kepada orang lain.

Iklan

Silahkan Komentar...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s