Zainab Binti Khuzaimah, Ibunda Rakyat Miskin

Diantara para istri Nabi, nama Zainab binti Khuzaimah bukanlah nama yang terkenal. Pasalnya, beliau hanya menikmati kebersamaan bersama Nabi dalam rentang waktu yang sangat pendek. Hanya beberapa bulan, tidak sampai setengah tahun. Setelah suaminya, Abdullah bin Jahsy, gugur di Medan Uhud, Rasulullah menyuntingnya pada 4 H. Dengah mahar 400 dirham, sahlah pernikahan mulia itu. Pada saat itu, istri Rasulullah adalah Aisyah dan Hafshah, putri dua sahabat beliau.

Yang mengherankan, kehadirannya sebagai orang kesekian dalam rumah tangga itu tidak membuat dua istri Rasullulah sebelumnya cemburu. Kerendahan hati Zainab dan ketidak-inginannya bersaing dengan istri Rasulullah sebelumnya membuat segalanya menjadi tenang. Beliau senantiasa mengisi waktunya dengan shalat dan beribadah dan tentunya sedekah. Baca lebih lanjut