Mari ajarkan anak cara menghargai orang

Pagi tadi ngajak istri dan anak jalan ke tempat olahraga tepatnya di lapangan serbaguna bekasi. Sengaja kesana tidak ke lapangan gor bekasi karena lebih fokus olahraga, ga banyak yang jualan.

Baca lebih lanjut

Haruskah dengan bentakan dan caci maki dalam memberitahu anak?

Beberapa hari ini saya dan istri sering sekali mendengar cacian dan maki tetangga ke anaknya. Memang terlihat si anak agak aktif dan saya teringat ketika kakak saya menceritakan anaknya sedang susahnya dikasihtahu jika nakal.

Teringat pula ketika sholat ashar dengan kakak dan melihat anak yang berteriak keras lantas si ibu menamparnya hingga bibirnya berdarah.

Baca lebih lanjut

Hidup Mewah dengan Utang RIBA

Sore ini mampir ke rumaysho.com via email sebenernya. Lalu lihat beberapa judul, dan menarik sekali ketika melihat judul “Hidup Mewah dengan Utang Riba”. Berikut artikelnya saya post kembali.


Banyak jalan yang ditempuh untuk menjadi kaya. Meskipun dengan cara yang haram. Tak apalah mencari pinjaman atau utang riba, yang penting bisa tentram dan hidup mewah. Itulah prinsip sebagian muslim di zaman modern seperti ini.
Hidup dengan yang Halal Lebih Tentram

Suatu yang haram asalnya tidak menentramkan jiwa. Dosa selalu menggelisahkan. Sama halnya dengan utang riba. Awalnya meminjam dalam keadaan butuh, namun selanjutnya gelisah yang diperoleh karena dikejar-kejar debitur atau pemilik utang untuk melunasi utang. Karena hakekat riba adalah setiap utang piutang yang ada keuntungan atau manfaat di dalamnya. Baca lebih lanjut

Jangan menunggu di keadaan dan tempat yang salah

Pengalaman ini terjadi ketika salah satu orang terdekat saya bekerja pada perusahaan pendanaan ternama di Indonesia, tepatnya ibukota Jakarta. Saya sudah sempat diskusikan agar keluar dari perusahaan tersebut dan mencari pekerjaan lain karena masalah “Riba”. Kata-nya cari kerja sekarang sulit, dia sudah ngelamar sana situ, sini sono dan belum dipanggil dan diterima. Baca lebih lanjut

Uang sudah di rekening bisa ditarik kembali

Belum lama ada masalah sama bank Danamon saat proses pembayaran toko-online yang dikelola sama istri. Jadi ada pembeli yang saya sebut A, dan istri saya sebut B, keluarga yang mengirim barang (karena barang kita di rmh orang tua sedangkan saya dan istri ngontrak di rmh berbeda) saya sebut C.

Awalnya transaksi antara A dan B terjadi via sms. A katanya sudah mengirim uang sebesar XXX, B lantas mengecek via mobile dan terlihat memang sudah masuk. B lalu mengabari C untuk membungkus dan mengirim ke JNE. Baca lebih lanjut

Denyut jantung bayi mulai terdengar

Kemarin, 18 Januari 2014 mampir ke Bidan buat pengecekan kondisi calon bayi bulanan bersama istri. Seperti biasa, bidan hanya menanyakan apa saja yang dirasakan selama masa jalan 3 bulan pertama. Setelah itu, Bidan lalu memeriksa denyut jantung si calon bayi dengan alat perekam jantung bayi (elektrokardiografi/EKG untuk bayi).

“Pak ini denyut jantung si Bayi ya Pak”, kata Bidan sambil menahan letak posisi alat di perut istri.

Hanya bisa tersenyum dan bersyukur 🙂

Inget hadits Nabi :

Sesungguhnya salah seorang diantara kalian dipadukan bentuk ciptaannya dalam perut ibunya selama empat puluh hari (dalam bentuk mani) lalu menjadi segumpal darah selama itu pula (selama 40 hari), lalu menjadi segumpal daging selama itu pula, kemudian Allah mengutus malaikat untuk meniupkan ruh pada janin tersebut, lalu ditetapkan baginya empat hal: rizkinya, ajalnya, perbuatannya, serta kesengsaraannya dan kebahagiaannya.” [Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu]

reff: http://almanhaj.or.id/content/3033/slash/0/proses-dan-perkembangan-janin-di-rahim/

Terimakasih ya Allah, engkau izinkan kami memiliki bayi. Semoga rizki-nya lancar dan cukup, ajal-nya bermanfaat ketika hidup, perbuatan-nya sesuai dengan perintah-Mu, kesengsaraan-nya tidak menyulutkan malas dalam beribadah kepada-Mu dan kebahagian-nya tidak meluputkan rasa syukur kepada-Mu ya Allah 🙂