Rasa memiliki untuk Programmer

Bekerja adalah kewajiban, apalagi jika sudah berkeluarga. Bagi programmer bekerja tak mesti selalu di perusahaan atau kantor-kantor karena programmer seperti kuli bangunan, ada proyek mari kita koding/pacul bahan-bahannya. Itulah alasan mengapa programmer bekerja tidak lama, 1 tahun, 2 tahun, atau mungkin hanya hitungan bulan. Tergantung proyek bangunan dan beberapa faktor lain.

Terkait proyek, beberapa programmer merasa “gw cuma kuli, bangunan punya orang. Bangunan selesai jadi gw pasti ditendang atau cabut”. Baca lebih lanjut

Iklan

Dear Owner dan HRD, begini cara umum ketika ada karyawan baru

Belum lama ini saya mengalami satu kejadian yang sangat aneh sekali. Baru pertama kalinya saya menerima cara dan sikap aneh dari seorang Owner dan HRD di salah satu perusahaan. Selain itu karyawannya pun dari junior ataupun senior tidak menunjukkan sikap yang semestinya. Kejadian ketika saya baru pertama kali masuk untuk “Yap, saya bersedia untuk bekerja di kantor bapak“. Namun sikap saya untuk bekerja tidak sesuai yang saya harapkan.
Baca lebih lanjut

Bikin akte kelahiran anak mesti pakai kartu keluarga suami istri?

Lama ga posting di blog ini. mumpung ada pengalaman, share dimari aja. Kali aja ada yang butuh. Jadi, setelah anak saya lahir di bulan juli 2014 lalu, sampai awal tahun 2015 saya belom sempet buat akte kelahiran anak. Pasti ada yang bertanya kenapa? saya jawab:

  • Setelah bertanya ke tempat anak lahir di salah satu rumah sakit di Bekasi dan juga bertanya ke salah satu tempat bidan yang biasa saya dan istri datengin. Pembuatan akte kelahiran anak wajib menyertakan Kartu Keluarga Suami Istri.
  • Nah karena butuh Kartu Keluarga otomatis saya mesti buat dulu. Cuma terbesit pikiran, kalau nanti buat Kartu Keluarga dulu dengan nama Saya dan Istri saya, lalu buat akte kelahiran anak. Lah nanti di Kartu Keluarga saya anak belum masuk. Otomatis saya buat Kartu Keluarga lagi untuk update masukin nama anak ke KK baru.
  • Baca lebih lanjut

Tiada hari tanpa ibadah, renungan untuk programmer

Beberapa waktu lalu saya diskusi dengan salah satu programmer yang saya bilang “gila”. Dia bisa ngotak-atik apapun bahasa pemrograman. Dari python, nodejs, sampai-sampai main raspberry pi yang belum lama dia pasang di televisinya agar jadi televisi yang smart (bisa internetan). Banyak ilmu selain web yang saya dapat dari dia. Keterbukaan dan seumuran (beda cuma 1 hari doang tanggal lahirnya) ngebuat saya mudah ngobrol dengan dia.

Satu hal yang saya obrolin adalah gemana cari bagi waktu? Saking banyak bahasa yang dia mainkan. Dia cuma bilang, “Gw tidur jam 4 pagi Di, bangun jam 12-an siang. Orang-orang pada demen kerja pagi, gw malah nyaman ngulik malem. Dulu pernah gw ketiduran jam 11-an malem, gw nyesel banget karena hari itu gw gak dapet ilmu apapun selain kerjaan ya Di…”. Baca lebih lanjut

Ada yang kenal dengan Riki Shahrial?

Berawal dari notifikasi email masuk. Ada komentar yang kurang enak dibaca. Bisa dilihat di screenshot berikut.

dd1

Rada kesel, tapi mikir kenapa ada orang seperti itu ya? Ada yang salah dari saya? saya coba cari tahu siapa pemilik akun “rikishahrial” dan email “to.rizki@gmail.com”. Baca lebih lanjut

Pilih yang pengalaman atau…

Berawal dari obrolan Saya dengan salah satu teman kerja yang sudah hampir belasan tahun bekerja di salah satu bidang. Sempat berada di perusahaan kecil, menengah, sampai perusahaan ternama di Indonesia, bahkan PMA. Dia menceritakan beberapa hal yang dia banggakan dan beberapa kekecewaan yang Dia bagi kepada Saya. Baca lebih lanjut

Halaman Terimakasih – Kelahiran Anak Pertama

1 Juli 2014 kemarin atau hari ketiga di bulan Ramadhan 1435H, ada tamu spesial. Istri melahirkan seorang anak laki-laki dengan berat 2,8kg dan panjang 47 cm. Puji syukur alhamdulillah, Allah melancarkan proses kelahiran tersebut. Anak dan Istripun terlihat baik dan sehat.

muhammad irsyad fikri

muhammad irsyad fikri

Kehadirannya tidak hanya dinanti si Bapak dan si Mamah, tapi juga keluarga Bekasi dan Cimahi yang menantikan cucu / keponakan Laki-laki :D.

Sekalian ngucapin terimakasih ke Istri yang berani maju menjalani operasi. Perjuangan yang amat berat, darah begitu banyak dikeluarkan *sempat nyuci sendiri pakaian operasi istri*. Terimakasih pun terucap kepada Bunda (kakak pertama saya), Mbah Uti (mamah), Bude atau keluarga Bekasi. Juga ke keluarga Cimahi yang memberikan informasi berdasarkan pengalaman untuk istri.

Saya namai Muhammad Irsyad Fikri. *terinspirasi dari nama guru SMK yang sholeh dan teguh beribadah dan menyampaikan ilmu islam*
Harapan saya, semoga menjadi anak yang sholeh, beribadah hanya kepada Allah penciptanya.